Tag
Mungkin tulisan ini rada belagu atau bagaimana… Hanya pamer… Soalnya, saya suka pamer hal-hal yang sulit diperoleh oleh semua manusia, tak peduli berlatar belakang apapun. Misal saja, menjadi Juara Kebersihan dan Kecantikan Kamar. Wajar kalau pada tidak percaya, tapi fakta berbicara… Saya menjadi juara 3 Lomba Kebersihan Kamar di asrama saya. Bahkan, jika mengganggap saya berprasangka buruk (misal saja…), saya adalah juara 1 untuk peserta yang berlainan jurusan dengan panita. Soalnya, juara 1 dan 2 berasal dari jurusan yang sama dengan panitianya. Bahkan, juara kamar terjorok, juga dari jurusan yang sama. Padahal, hanya ada 4 orang yang berasal dari jurusan itu, termasuk panitianya. (troll). Ini bukti kemenangan saya :
Sekarang percaya kan ya? Padahal, beberapa waktu yang lalu, saya pernah menulis tentang kamar saya yang sungguh aduhai, random sekali. Coba saja baca di sini.
Berikut beberapa foto-foto yang saya ambil saat penilaian.
Kalau kondisi sekarang ? Jangan ditanya…. Hukum Entropi masih berlaku di kamar saya kok.
Ngomong-ngomong, saya juga pernah dianugerahi kamar terbaik dua kali, saat saya masih di SMA Semesta. Hadiahnya mantap jaya. Yang pertama makanan sebanyak-banyaknya, itu pas kelas 1 SMA. Yang ke dua, saat kelas 3 SMA, hadiahnya pizza dkk. Mantap lah. Yah, walaupun rada ribet juga musti piket tiap pekan, nglipet selimut tiap pagi, beresin kasur tiap sore. Terbayar lah. Oh iya, pas kelas 2, saya absen dapet juara, maklum lah… Tergantung penghuni kamar yang lain.
Oh iya, untuk yang kali ini, ndak ada hadiahnya, paling-paling cuman sertifikat. Tapi, prestisnya itu lho, mendewa. Bisa nyindir penghuni lain, nikmatnya tak terkira.
Terakhir, yang jadi juri itu mahasiswi lho. Jadi, dengan kata lain, rapi, bersih, dan nyaman versi perempuan. Alias, rapi to the max. Saya sih curiganya gara-gara ada faktor bantal Garfield.
Anyway, win is win…
Jadi, kesimpulannya, saya itu (pernah) rapi.
PS : Ditulis pasca deadline berjamaah.



Kalau dilihat dari foto, kamarmu memang bersih. Apakah bersih karena lomba saja, setelah itu kembali random?
hukum entropi berlaku kok pak, mempertahankannya lebih susah pak… apalagi kalau tubes, sering nginap di ACG = asrama coding ganesha,,, jadi makin random saja… tapi, random itu menakjubkan lho pak…
Kamu bisa angkat topik generator bilangan random sebagai tugas makalah II
haduh pak… saya malah pengen memanfaatkan bilangan irrational dan transedental semacam akar 2, pi (22/7), e (euler), atau phi (golden ratio) untuk mengefisienkan dan meningkatkan kekuatan stream cipher pak…
bar mbiji kamarmu, mahasiswine naksir ora sun? wahahaha
nek aku sih ra naksir, tapi nek mahasiswi ne embuh… hahaha… paling2 nakisir kamarku, ra duwe boneka ne omonge… hahaha
btw kok ya lombane ki ono kata2 “kecantikan” barang.. terlalu feminin.. ngopo ora keindahan misale. atau kegantengan, soale kamar cowok.
iya juga, aku lagi kepikiran…
mungkin gara2 juri2ne cantik2… *halah…
atau diperuntukan bagi yang cantik2…
kemungkinan ke-2 juri mahasiswi naksir kamar kamu krn warna spre km yng pink..he
wew….
itu sprei dari ibu ku lho…