Di sini tidak jual sandal, tapi ayam goreng…

Akhirnya, setelah 10 hari semacam terisolir (rada lebay memang), saya bisa mengakses dunia maya seperti seharusnya. Yap, memang, 10 hari terakhir, saya berada di sebuah lokasi yang lumayan jauh dari peradaban modern. Kalau mau ke warnet alias warung ngenet, saya musti jalan kaki cukup jauh, dengan medan yang naik turun, cuaca yang tak menentu, serta kemungkinan tersesat yang cukup besar. Saya kemarin berada di Bina Dharma, sebuah nama penginapan di dekat UKSW, Universitas Kristen Satya Wacana. Rada jauh sih kalau boleh meralat. Pertanyaan klasik, “ngapain sun ?”

Kisah di Salatiga ini bermula ketika…

Hasyah,,, lama. Intinya, saya diminta untuk membantu pelatihan siswa-siswa di Jawa Tengah yang akan mengikuti OSN alias Olimpiade Sains Nasional bulan Agustus di Medan. Kebetulan, dewa-dewi macam, Rima, Prenali, Nanie, Ita (kayaknya dewi semua), sedang berhalangan. Akhirnya, sampai ke saya. Bersama Febi Sanjaya, yang gagal KKN di liburan ini, saya menjadi semacam asisten tiap malam, sebagai pendamping belajar lah.

Mari kita telusuri perjalanan 10 hari tersebut.

Mulai dari perjalanan ke Salatiga. Dan, harus diakui, sangat melelahkan. Apalagi, saya tanggal 7 sore dari Bandung ke Jogja, mampir rumah bentar, siangnya ke Salatiga. Disertai hujan deras, macet gara-gara ada perbaikan jalan, dan terpakasa berdiri sekian jam gara-gara tidak dapat tempat duduk. Belum lagi masalah lokasi nan tidak terdeteksi. Namun, Alhamdulillah, saya selamat. Setelah rada putus asa. Sampai di penginapannya, dengan ngojek, saya ditraktir bakso oleh pak Joko, salah seorang guru yang mengajar bidang matematika. Baik banget lho beliau. Sangat baik malah. Tanya Febi kalau tidak percaya.

Sekarang, mengenai lokasi nan tidak memakai geometri euclid. Bayangkan saja, cuman beda satu belokan, saya terpaksa muter jauh dan naik-turun. Gila apa. Apalagi pas mau Jumatan. Nyasar. Saya sudah mempraktekan peribahasa malu bertanya, sesat di jalan. Tapi apa daya, dua orang yang saya tanya, memberikan jawaban yang berlawanan. Padahal udah mepet waktu sholat. Untung aja, masih keburu. Yah, walau musafir, kalau bisa Jumatan, why not ?

Sekarang, masalah anak-anak yang saya bantu belajar. Pada lucu-lucu lho. Apalagi kalau sudah tahu kelontongan mereka. Ngakak. Jadi gak ngantuk kalau malam mandiri. Malah, kadang-kadang, bisa lebih dari waktu normal alias lebih dari pukul 22.00.

Imajimatika 5
Imajimatika 5

Maaf kalau rada burem. Hanya sekedar kualitas kamera hape.

Yap, merekalah Imajimatika 5. Saya dulu generasi pertama lho… Dan, nama Imajimatika ini, masih eksis. Minimal di blog ini. Imajimatika 5, terdiri dari 13 laki-laki dan 1 perempuan. Kalau pas jaman saya dulu, kalau tidak salah, 5 wanita 12 pria. Nama-nama mereka : Galih, Erwin A, Erwin B, Tio, Sena, Tryan, Yuanda, Yudho, Syahrindra, Nathan, Faisal, Jadug, Arno, dan satu perempuan si Dian. Unik-unik lah mereka. Mulai dari Nathan yang suka rubik plus tulisan ceker ayam (tapi sekarang sudah mendingan), si Tio yang mengingatkan saya pada saudara Danang (Imajimatika 1), serius, bikin ngakak. Dengan aksen khas jawa, serta bahasa Indonesia yang terkolaborasi dengan tidak serasi oleh bahasa Jawa. Ada lagi Yudho dan Sena, duo TN. Manteplah.

Semoga berjaya buat Imajimatika 5 !!!

Febi dan Tio
Febi dan Tio

Ini adalah duo Temanggung, Febi dan Tio. Harusnya, ditambah Dian, biar jadi trio. Coba tebak, mana yang Febi mana yang Tio!..

Mungkin, ada yang bertanya-tanya, kenapa judul tulisan ini rada aneh. Atau hanya sekadar judul untuk menarik perhatian?. Tidak, tidak ada hoax di sini. Saya menemukan sebuah ide kreatif dari sebuah warung makan. Berikut buktinya :

Di sini tidak jual sandal, tapi ayam goreng
Di sini tidak jual sandal, tapi ayam goreng

Benar-benar mantap…. Ya kan ?

Oh iya, saya sempat mencoba wifi UKSW lho…

NB : dengan datang ke sini, saya melewatkan wisuda, sparta, dan beberapa hal lain. Maaf…

Iklan

13 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s