SSDK 2 tahun lalu… Training Motivasi tahun ini…

apa kabar 2010 ???

Wew,,, Kakak,,, Wew,,,

Begitulah salam khas yang biasa terdengar di ruang 9132, dalam 2 hari terakhir, 4-5 Agustus 2010. Ya, saya dan rekan saya, Erwan (DP 07), bersama-sama mencoba menjadi trainer atau sebut saja pembimbing (merasa tidak pantas kalau disebut trainer), untuk menceritakan sedikit hal yang kami ketahui mengenai EI alias emotional intelligence atau mungkin ada yang lebih mengenalnya dengan EQ alias emotional quotient. Isinya, ya seputar 5W1H dari EI dan penerapannya di kampus.

Secara umum, seru-seru aja sih. Yah, walaupun rada garing kadang-kadang. Tapi, harus saya akui, ini merupakan salah satu pengalaman yang lumayan mendewa. Bayangkan saja, seorang Sunni, musti ngoceh, dengan ocehan yang bener-bener ada isinya, di hadapan 30an mahasiswa baru, di salah satu ruang GKU Barat, yang pas saya TPB, tempat favorit untuk tidur. WOW… Yah, untung saja, rekan saya, bisa melengkapi kekurangan saya. Erwan, dengan kemampuan teatrikal yang wow. Bakat artis mungkin dia.

Nah, salah satu materi yang saya bawakan adalah motivasi menjadi yang istimewa. Intinya, cara-cara kita memotivasi diri untuk menjadi sukses dan mencapai cita-cita kita. Nah, pas saya berada di depan kelas, dan bercerita tentang materi ini, dan meminta anak-anak 2010 untuk menuliskan cita-cita mereka di selembar kertas, saya tiba-tiba saja teringat akan cita-cita saya, yang juga saya tuliskan saat diminta di sesi training SSDK 2 tahun lalu. Berikut, sedikit percikan ceritanya.

2008, bulan Agustus, tanggal sekian.

Kami, mahasiswa angkatan 2008, dibariskan oleh panitia INKM, dibariskan berdasarkan fakultas dan NIM. Tiap baris, terdiri dari sekitar 20 anak. Namun, dengan sedikit kelontongan saya, saya malah salah masuk ruangan. Memang sih, masih satu fakultas, tapi tetep saja beda NIM. Hadeuh…

Oke, kembali ke tema awal. Jadi, di ruangan itu, yang di-training-i SSDK alias Strategi Sukses Di Kampus oleh mas Puja (IF 06), saya juga disuruh menulis cita-cita saya. Cita-cita atau lebih tepat disebut mimpi saat masih di ITB, cenderung dipengaruhi oleh kondisi saya dan keadaan di sekitar saya. Nah, kebetulan, saya sering melihat mas Fajar Yuliawan memakai jaket yang ada tulisannya International Math Competition. Jelas, ini jaket bukan sembarang jaket. Saya berfikir, saya musti punya juga. Dan, akhirnya, bulan kemarin, Juli 2010, saya berhasil mendapatkan jaket yang ada tulisannya International Math Competition. Memang sih, saya gak lolos ke IMC-nya, tapi ya saya juga musti sadar, belum mampu. Masih lemah.

Jaket IMC
Jaket IMC

Keren kan jaketnya ?

Selain si jaket itu, saya juga terpana pas mas Puja bilang, dia jadi asisten lab di IF. Nah, langsung saja, saya juga kepengen. Dulu sih, kebayangnya, kalau jadi asisten lab itu, bakal jadi penguasa lab. Tapi, ndak tahu juga. Orang isi labnya sama, sekadar komputer. Namun, yang satu ini juga Alhamdulillah, sudah tercapai. Saya keterima jadi asisten lab IRK. Yah, walau masih diumumin secara personal, tapi syukurlah. Hahaha…

Terakhir, yang saya inget, saya juga terkagum-kagum pas mas Puja nunjukin videonya Lionel Messi di saat training. Dan, saya langsung kebayang, ini masih ingat dengan jelas, saya pengen suatu saat ada di posisi mas Puja. Jadi trainer. Maklum, saya juga suka bola sama kayak trainer-nya dan kebetulan jurusannya IF. Oke, dan terjadilah.

Rada mesem juga saya. Yah, mungkin kertas cita-cita saya sudah entah dimana. Tapi, beberapa cita-cita di kertas itu masih jelas tertulis di otak saya. Semoga, tercapai secepatnya. Sama seperti harapan saya pada cita-cita temen-temen 2010 yang tadi ada di kelas saya.

Sebenarnya, mau nampilin foto saat training, namun, berhubung saya ndak punya kamera, ya nanti saja. Semoga ingat.

Jadi, tidak ada yang omong kosong apa yang saya katakan kepada teman-teman 2010 tadi. Agar cita-cita tercapai :

  1. Visualisasikan
  2. Tuliskan
  3. Ceritakan
  4. Deklarasikan

Agar, otak bawah sadar kita terhipnotis untuk mencapai cita-cita tersebut. Trust me, I’ve tried it

Apa kabar 2010 ??

wew,,, kakak,,, wew,,,

NB : mungkin, kalau saya tidak salah kelas, saya ada kemungkinan tidak ingin jadi trainer, dan tidak mungkin menulis tulisan ini.

PS : jadi ingat beberapa peserta, ada yang medok parah, ada yang lugu, ada yang “mungkin” mirip kayak saya sifatnya, dan lain-lain.

Iklan

3 comments

  1. owey Partner! mantap jaya! gile…langsung di aplot ya tulisannya…
    luar biasa sekali ya… hmmm… adik2 2010 telah memberikan motivasi dan inspirasi baru bagi kita semua, sy lebih khususnya…

    sip lah… mantap jaya… wew kaka wew…

    3S
    salam sukses selalu!

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s