Thanks Tanenbaum, for the BCA Flazz

Ini adalah kisah lain di balik kuliah tamu Strategi Algoritma. Pada kesempatan kali ini, dosen kami, Pak Rin, mengundang alumni IF yang membuat perusahaan yang bergerak di bidang IT, Sangkuriang Studio. Kami, sangat excited sekali. Banyak hal-hal baru yang tidak kami mengerti, misal bagaimana prinsip open source, hal-hal di balik pembuatan game, kata-kata asing, dan macam-macam. Keren lah. Yah, sedikit banyak menginspirasi untuk membuat hal serupa. Ada bibitnya, sih. Kalau mereka mangkal di Sangkuriang, dan camp code Jumat-Minggu, kami ada juga mangkal di kost-an Rezan, Yudhis, dan Zakiy untuk “sekadar” “nubes” atau masak bareng (baru sekali terjadi untuk yang ini. thanks to Pudy yang udah masak, walau asin…).

Tak hanya itu, pada kuliah ini, kedua pembicara yang merupakan IF angkatan 03 memberikan doorprize. Hadiahnya berupa kartu BCA Flazz yang isinya 100 ribu. Kongkrit parah. Untuk siapa saja yang berhasil menjawab pertanyaan. Tapi kok pertanyaannya susah. Untuk saya minimal. Yang pertama, algoritma buat mencari objek-objek yang berada di radius sekian meter dari suatu objek. Fiuh… Ternyata oh ternyata, “hanya” menggunakan divide and conquer. Ndak kepikiran lebih tepatnya. Lha wong, pas dijelasin, saya merasa (sok banget) familiar. Mirip soal induksi, menutupi persegi berukuran 2 pangkat n dengan ubin L dan persegi tersebut hilang satu. Ya sudah…

Soal ke dua, lebih absurd. Mereka menunjukan si BCA Flazz tadi, dan menanyakan kenapa disebut smart card serta bagaimana bisa terjamin keamanannya. Ada yang menjawab keamanana terjamin dengan kriptografi merek RSA. Dan, untuk yang bagian kenapa disebut smart card, saya yang (kebetulan berani, ingat, dan sok tahu) menjawab, gara-gara ada OSnya. (Sejenak teringat buku Tanenbaum yang saya baca saat UTS kemarin dan banyak yang tidak keluar di ujian). Saya pun mengawali jawaban dengan “berdasarkan buku OS Tanenbaum yang saya baca”. (Biar kelihatan meyakinkan dan keren… Gini-gini, saya ahli dalam hal memilih kalimat untuk membuat orang berfikir apa yang saya mau, he….). Dan, BINGO. Jadilah si BCA Flazz itu milik saya. Fufufu… Ngakak saya. Ndak tahu gimana cara pakainya. Hahaha… Googling saja kalau itu mah…

Lesson Learned : Ndak papa, kita belajar dan tidak keluar di ujian. Masih banyak ujian berhadiah yang tak terduga kok…

Oh iya, akhirya, saya nemu tema buat Sharing Knowledge di Lab IRK. Apalagi kalau bukan Smart Card. He… Sudah nemu sumber juga. Di sini. Tapi kok susah… -_-

Bukti :

BCA Flazz
BCA Flazz

Duh, muka saya kok ketutupan. Maklum, pakai kamera laptop (orang).

Thanks Tanenbaum, for the BCA Flazz…

PS : any way. Bukan nominal hadiahnya yang berkesan, tapi cara mendapatkannya yang kuncup. Apalagi sempat mencatut nama pak De Tanenbaum.

NB : Tanenbaum adalah nama pengarang buku Modern OS dan buku Jarkom di jurusan kami. Bukan nama pacar saya yang pasti. Rada belagu memang, tapi ndak bermaksud kok…

Iklan

2 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s