Arkavidia, Car Free Day, Birawa, dan Mbak Yuni

Kemarin, atau tepatnya 13 Februari 2011, Himpunan jurusan saya, HMIF, mengadakan suatu acara di Car Free Day dalam rangka mempromosikan salah satu acara 2 tahunan kami, Arkavidia 2.0. Kurang lebih, acara terdiri dari flash mob, pawai becak dan pertunjukan musik.

Salah satu pengisi musik yang tampil adalah Birawa, band saya (walaupun saya ndak bisa musik, at all). Nah, pas kami tampil ada seorang wanita yang biasa nge-dance. Namanya mbak Yuni.

Birawa On the Stage
Birawa On the Stage

Nah, pas kami tampil, mbak Yuni memimpin para penonton untuk nge-dance. Banyak banget yang ikutan. Ramai parah. Konon, ada yang bilang sampai macet. (Car Free Day kok macet ya ?)

Mbak Yuni on Fire
Mbak Yuni on Fire

Dan, jangan kira gerakannya asal-asalan. Kan saya juga termasuk yang ikut mencoba mengikuti gerakan mbak Yuni ini, tapi susah parah. Dan tentu gak asal-asalan. Pas sama musiknya. Bahkan mbak Yuni ini sampai hafal lagu-lagu yang dimainkan. Lagu-lagu yang saya sendiri baru tahu kalau itu ada.

Banyak sekali yang mencoba mengikuti gerakan mbak Yuni ini. Semuanya nampak senang. Mungkin ada yang malu-malu kalau mencoba nge-dance, di sini gak kerasa malunya (contohnya saya).

Dari sudut pandang saya, mbak Yuni dianggap sebagai koreografer andal. Bukan seorang yang nampaknya (maaf) kurang waras. Tidak ada yang menertawakan sinis. Dan, pada akhirnya, ada beberapa orang yang memberi beberapa lembar uang ke mbak Yuni ini. Terharu…

Saya jadi ingat perkataan dosen wali saya. Bekerjalah dengan hati dan sungguh-sungguh, kalau ada rezeki itu hanya konsekuensi logisnya. Mbak Yuni memang tidak bekerja dengan menjadi koreografer. Tapi, orang lain menghargainya. Dan beliau sangat bahagia dengan penghargaan itu.

Mbak Yuni
Mbak Yuni

Berbagi kebahagian, itulah yang saya rasakan.

Bahagia...
Bahagia...

Dan, inilah pemicu utamanya :

 

Arkavidia 2.0
Arkavidia 2.0

Yak, Arkavidia 2.0. Akhir pekan ini, adalah acara puncaknya. Tanggal 19-20 Februari 2011. Cek saja di www.arkavidia.net untuk lengkapnya.

Bakal ada Mocca, dan Birawa tentunya.

P.S. : belajar bisa dari mana saja, siapa saja. Semoga mbak Yuni tetap bahagia dengan dance-nya. Dan jangan dieksploitasi.

NB : Jangan pernah lihat sampul buku, sebelum menjustifikasi isinya.

Note : ndak semua berjalan menyenangkan bagi saya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s