Cacat = Catatan Cacat

Rabu pagi, 6 April 2011.

Bangun tidur, setelah dimiscall teman, saya langsung mengecek livescore via HP. Masih setengah tidur, seperempat mimpi, dan sisanya sedang mencoba bangun. Niat hati ingin melihat hasil pertandingan liga Champions, dini harinya. Inter vs Schalke. Melihat angka, 2-5. Masih tidak percaya, ini 2-5 atau 5-2. Mengecek pencetak gol. Dan, CACAT…. Kalah, selisih 3 gol, kebobolan 5 gol, di kandang sendiri.

Bad mood lah.

Kalau orang biasanya galau atau bad mood gara-gara masalah percintaan atau tugas, saya juga bisa bad mood gara-gara lihat livescore. Masak iya, kalah 2 pertandingan berturut-turut, kemasukan 8 gol, 2 kartu merah. Selain kalah oleh Schalke, Inter juga baru saja kalah dari tetangga tuanya, 3-0.

Entah iya, atau tidak, yang jelas seharian jadi menguncup ria.

Saya mendaftar untuk sebuah acara. Sebenarnya, acaranya dadakan. Baru diberitahu hari Senin lalu. Sudah siap, berangkat. Mencari ruangannya, eh kok malah jadi kantor. Cari target ruangan lain, eh kok sepi. Nanya ke yang bertanggun jawab, eh ternyata, lontongnya, diundur jadi besok kamis, (red : hari ini, soalnya udah ganti hari). Cacat.

Sorenya, saya merasa ada yang aneh dengan tenggorokan saya, dan rada demam. Suara jadi serak pula. Nampaknya saya kena radang tenggorokan. Akhirnya, memutuskan untuk tidur cepat. Berharap, bangun tidur, bisa berkurang.

Akhirnya, bangun jam 22an. Berkurang sih, tapi tidak seberapa. Alhamdulillah lah, daripada tidak berkurang.

Saya tidak ingin sakit, apalagi di saat seperti ini. Ketika banyak sekali kerjaan yang menanti untuk dicoret dari daftar to do list.

Rencana setelah bangun adalah, mengerjakan Sosif dan Kripto. Namun, sayang seribu sayang. Internet modem minta dicincang. Benerin dulu.

Sudah beres. Dilanjutkan dengan men-scan gambar. Kok tinta printer habis, yang magenta pula. Ngisi dulu.

Sudah beres. Liat desktop, kok berantakan. Beresin dulu. Sekalian merapikan data-data di laptop. Lama juga ternyata.

Akhirnya, selesai juga.

Overall, cuman berhasil mengerjakan sosif. Dan masih radang.

Untungnya, ada hiburan dipergantian hari ini. Ada temen yang nanya dongeng-dongeng di Indonesia. Rada-rada lupa sih, cuma ingat Timun Mas, Bawang vs Brambang, Keong Mas, Timun dicuri kancil, Ciung Wanara.

Eh, malah disuruh dongeng. Dan saya ketawa, ketika membayangkan ada Timun bisa lari. Atau ketika bawang putih dan bawang merah sekolah, terus diabsen gurunya, WANG… BAWANG masuk ?

Ah, jadi pengen didongengi juga. Nampaknya, sudah sejak kapan gitu, saya tidak pernah didongengi sebelum tidur. Terlalu cepat bisa membaca itu tidak selalu baik.

Kamis dini hari, 7 April 2011. Pukul 01.37 am.

NB : seharian, saya merasa tidak mendengar kabar bagus apapun. Tapi, setelah saya ganti hari, saya baru menyadari, ada banyak berita bagus. Mungkin, yang bagus jadi terasa biasa, gara-gara mood.

Iklan

4 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s