Monggo

Yak, Monggo, dengan ‘M’ kapital. Kenapa kapital ? Karena Monggo adalah sebuah nama, nama coklat sebenarnya. Sebuah coklat nan mendewa. Belum nemu kata-kata yang pas untuk memverbalkan makanan ini. Yang  jelas, bukan “mak-nyus”-nya pak Bondan, soalnya saya gak nangkep secara penuh istilah itu. He… Mungkin, untuk sementara, sebut saja, Monggo Mendewi (asumsi sebagai wanita).

Untuk lebih jauh tentang coklat lebay ini, silahkan buka saja webnya di sini. Kenapa lebay ? Soalnya, coklatnya itu sangat lebay. Mantap jaya lah.

Kenapa saya tiba-tiba nulis tentang coklat mendewi ini? Anggap saja sebagai balas budi kepada sahabat-sahabat saya yang telah dengan ikhlas, memberi saya coklat ini. Sebut saja, Aishah, Mona, dan Timmy.

Kok bisa tiba-tiba mereka ngasih coklat? Something’s right? Ya, benar, something’s right. Saya todong mereka buat membawakan si coklat itu dari Jogja. Ahey…

Kok mereka mau ? Ada deh… Ini rahasia. Ahahaha…. Nanti, pada ikutan nodong. Oke, kecuali Timmy, karena di me-request untuk diceritakan.

Jadi ? Jadi, si Timmy lemcups ini, baru saja ikut lomba di Jogja Game Expo Joints 2011. Dapet penghargaan sebagai Best Game Idea dan salah satu Pilihan Pengunjung. Catatan, kalau Anda cek di situsnya, Timmy bukan yang gendut, melainkan yang kayak cacing. Yang gendut itu rekan setimnya, sebut saja Raka. Worship lah buat mereka.

Terus, mana buktinya ? Nih buktinya, dia ngasih 3 biji sekaligus :

Triple Kill
Triple Kill

Ahey, nikmat sekali rasanya. Boleh tidak percaya, tapi cokalt ini lebih enak daripada coklat yang dijual di supermarket.

Oh iya, seumur hidup saya makan coklat ini, belum pernah beli sendiri. Fufufu… Ya dari 3 orang tadi. Dan, bagusnya, membentuk deret, Aish ngasih 1, Mona 2, Timmy 3. Jadi, hati-hati saja, kalau Anda baru saja dari Jogja mau ketemu sama saya, siapkan 5 batang coklat Monggo.

Ahahaha… Mari saya nikmati. (Sebenarnya mau dibagi-bagi di kampus, tapi kok lupa, dan besok malah libur)

Anyway, matur nuwun Aish, Mona, dan Timmy. Semoga kalian bahagia dunia akhirat, dan tetep baik hati. Sebenarnya, tanpa diminta pun, tetep saya tulis diblog ini. Namun, takut terjadi salah prasangka. <|==|>

Iklan

6 comments

  1. ahahaaay u’r welcome sun.. seneng kok bisa membuat seorang anak manusia merasakan nikmatnya dunia dalam sebatang coklat monggo..
    ah, dadi pgn neng bandung meneh.. kapan2 nek ada kesempatan yaa..

    • “seneng kok bisa membuat seorang anak manusia merasakan nikmatnya dunia dalam sebatang coklat monggo..”
      hiks, terharu….

      oke, disambut wis, as long as 5 batang coklat… ahahaha….

      • jeger… kere aku sun
        nganu wae, sing varian bedo, sing praline..
        dadi coklate ora batangan, cilik2 ngono bentuk daun, lonjong dsb.
        py?

      • ahaha… nyante wae lah,,,, apapun diterima dengan sangat bahagia…

        demi “membuat seorang anak manusia merasakan nikmatnya dunia dalam sebatang coklat monggo..”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s