Hari Kartini = Hari Batik dan Kebaya ?

Well, saya baru kepikiran sekarang. Kenapa kemarin, banyak yang menghimbau (kalau bukan menyuruh) untuk memakai batik dan atau kebaya? Hari Kartini memang, tapi kok ada yang mengganjal. Kenapa musti batik atau kebaya?

Ibu Kartini memakai kebaya
Ibu Kartini memakai kebaya

Ada yang salah ? Entah salah atau tidak, setahu saya, Kartini itu pahlawan peersamaan hak wanita, menurut saya. Perhatikan cuplikan berikut :

Habis Gelap Terbitlah Terang, itulah judul buku dari kumpulan surat-surat Raden Ajeng Kartini yang terkenal. Surat-surat yang dituliskan kepada sahabat-sahabatnya di negeri Belanda itu kemudian menjadi bukti betapa besarnya keinginan dari seorang Kartini untuk melepaskan kaumnya dari diskriminasi yang sudah membudaya pada zamannya.

atau

Raden Ajeng Kartini sendiri adalah pahlawan yang mengambil tempat tersendiri di hati kita dengan segala cita-cita, tekad, dan perbuatannya. Ide-ide besarnya telah mampu menggerakkan dan mengilhami perjuangan kaumnya dari kebodohan yang tidak disadari pada masa lalu. Dengan keberanian dan pengorbanan yang tulus, dia mampu menggugah kaumnya dari belenggu diskriminasi.

Bagi wanita sendiri, dengan upaya awalnya itu kini kaum wanita di negeri ini telah menikmati apa yang disebut persamaan hak tersebut. Perjuangan memang belum berakhir, di era globalisasi ini masih banyak dirasakan penindasan dan perlakuan tidak adil terhadap perempuan.

Saya kutip atau copy paste dari sini

Jelas, R. A. Kartini itu pahlawan perjuangan persamaan hak bagi kaum laki-laki dan perempuan. Rada aneh saja, kalau meng-identik-kan Hari Kartini sebagai hari batik. Walaupun, itu tidak salah. Yang salah tuh, yang pakai tank top. Atau, laki-laki yang memakai baju perempuan, misal rok –> super tidak setuju.

Mungkin, ada yang bisa menjelaskan?

Spekulasi saya :

Gara-gara kebanyakan foto R. A. Kartini memakai kebaya dan batik

Ngomong-ngomong, saya kemarin juga pakai batik lho… Gara-gara merasa terpanggil dan kebetulan, baju yang layak pakau sudah habis… He…

Ahey, memang ndak penting sih, tapi kalau mengganjal di otak dan hati, susah tidur takutnya…

Terakhir, CMIIW… Dan selamat hari Kartini bagi  yang merayakan.

PS : Jadi ingat, ketika konser Sheila On 7, pas rilis album berlayar, ada mbak Titi Sjuman, pakai gaun, dan nge-drum. What a unique and an exorbitant woman.

Iklan

2 comments

  1. Ahahay, cuma simbol aja itu sun.. Tapi seru, cah angkatanku njuk janjian batikan. Sayange wes dho ra jupuk kuliah. Taun wingi pas ono kul wajib sing seangkatan melu, dho batikan, trus foto2..

    • yo kan dibalik pemilihan simbol, pasti ada alasane, knopo mesti batik?

      nggonku biasane juga diajak nganggo batik bareng2, tur pas wingi, jadwal fotone ra ngepas karo jadwal demo tubes ku… aih…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s