Is it truly random ?

Oke, ini sebenarnya saya sedang bingung mau mulai dari mana mengerjakan makalah Kriptografi saya, yang mengambil topik pembangkitan bilangan acak dan penguijannya. Sudah sejak beberapa jam saya habiskan untuk googling dan mencari referensi. Dan, makin saya membaca, makin saya bingung. Bahkan kepada dasar topik saya.

Apakah benar-benar ada sesuatu yang acak ?

Bahkan, definisi “acak” itu sendiri saya masih belum ngeh. Saya membaca di sini. Sudah sedikit mengerti, tapi malah menambah pertanyaan di kepala saya.

Susah ternyata. Dan benar apa yang dikatakan orang, makin kita tahu, makin kita meras tidak tahu. And vice versa.

Dulu, ketika saya menonton film The Oxford Murder, saya tertarik dengan hal yang disebutkan di film itu. Yakni, infinite logic sequences. Kalau tidak salah, saya artikan seperti ini : Seberapa aneh dan kelihatan acak suatu sequence, pasti ada suatu aturan yang mengaturnya. Dengan kata lain, tidak ada yang benar-benar acak.

Dan, saya berpendapat, bahwa itu mungkin saja benar. Kalau tidak percaya, berikan saya suatu sequence yang menurut anda acak, dan saya akan coba buktikan bahwa ada pola atau aturan dibaliknya. Jika saya tidak bisa, itu tidak berarti tidak ada aturan di baliknya. Karena, ketiadaan bukti, tidak bisa membuktikan apapun.

Jika dibawa ke ranah filosofis, ada ungkapan Einstein :

God does not play dice with the universe

Yang bila saya artikan, semua ciptaan-Nya itu teratur. Bisa dilihat dengan keberadaan rasio emas dimana-mana. Lihat postingan ini.

Masih mengenai random, lebih ke suatu pendekatan pragmatisnya, acak-semu misalnya, pada gambar berikut :

Dilbert
Dilbert

menurut Anda, makhluk itu menyampaikan sequence yang acak atau tidak ? Entahlah.

Tulisan ini dimulai jam 11an, dan setelah terpotong makan (sambil nonton Numb3rs), sholat, dan nyuci, sekarang sudah pukul 15.08. Aih… Nanti, susah sekali mengkonstruksi suatu hal dengan logis, terstruktur, dan menuliskannya dalam bentuk makalah. Haduh, gimana nasib TA nanti ya?

Lastly :

Is it truly random or just difficult-to-describe the system ?

Martin Simka – Technical University of Kosice, Slovakia

Tanggapan saya :

Is it a random question or just difficult-to-describe the question?

Ismail Sunni – Institut Teknologi Bandung, Indonesia

–NB : mbok ya bantu saya menyelesaikan makalah saya

Nanti, kalau sudah selesai makalahnya, saya upload lah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s