Senin Libur, HUT Israel, Pengalihan Isu

Saya baru bangun tidur. Jam 11 siang. Sudah solat Shubuh tentunya, cuman tidur lagi. Masih ngantuk. Gara-gara diajak temen.

Setelah bangun, saya mengecek dunia maya saya. Mengecek, siapa tahu ada info penting. Dan, ada. Dan, dengan lontong-nya, ngaruh ke kehidupan saya (halah).

  1. Senin cuti bersama, dan konyolnya ada isu ITB ikutan libur.
    Ini konyol. Libur kok dadakan. Mana bisa liburan. Kan tidak terencana. Dan, malah mengganggu aktivitas yang sudah terjadwal sebelumnya. Misalnya, UAS di hari Senin tersebut, yang konon terpaksa dipindah tanggal 24 Mei 2011. Yang seharusnya, bagi anak-anak di jurusan saya, itu sudah libur. Sudah ada yang mau ke Australia. Saya sendiri sudah berencana pulang, karena tanggal 25 Mei, ada acara di rumah.
    Itu baru kami. Entah, yang terasa dari efek libur dadakan ini di belahan Indonesia lain. Atau barangkali memang cuma kami yang merasa kesusahan ?
    referensi saya : ini
  2. HUT Israel yang njelehi
    Saya masih ndak ngerti, kenapa tiba-tiba ada yang mau merayakan hut Israel ini. Salah satu negara yang jujur saya benci. Gara-gara perilakunya. Padahal, kita tidak ada hubungan diplomatik ke negara itu. Memang sih, kata pak Mahfud tidak melanggar konstitusi, tapi apa iya perlu dirayakan ? Dan apa iya musti dipublikasikan ? Dan, apa iya memang benar ada yang mau merayakan ? Kok saya merasa sekadar diada-adakan ya? Orang yang merayakan belum tentu ikut upacara bendera 17 Agustus.
    Sumpah, aneh.
    Referensi saya : sini, sini juga, dan sini.
  3. Ada penggerebekan teroris (lagi)
    Pokoknya ada. Baca saja di sini.

Heu… ada banyak kejadian tiba-tiba. Selalu ada motifnya dong. Apa motif untuk hal-hal ini ? Saya cek kalender. Sekarang bulan mei. Sekian tahun lalu, ada reformasi. Yang memakan korban. Apa ini yang perlu dialihkan isunya ? Takut gedung DPR diduduki lagi, dan membuktikan yang miring 7 derajat itu gak ngaruh dan gagal bikin gedung baru ?

Atau, beberapa kasus berikut :

  1. Kemenpora
  2. Ultah reformasi
  3. Situs 9.75 Miliar
  4. Lapindo
  5. Merpati jatuh (updated)

Entahlah. Jangan mudah percaya media. Percayalah pada Yang Maha Kuasa. Gunakan pola pikir yang sehat. Sebelumnya, mohon maaf kalau sumber hanya dari kompas.com dan politikana.com. Kebetulan saja sih.

Tiba-tiba kepikiran sebuah harapan

Semoga hari Selasa dan Kamis sering libur Nasional, sehingga pemerintah males ngantor dan bikin libur dadakan. Dengan begitu, kita cukup kerja, sekolah, kulia, dan mandi pada hari Rabu pagi saja. Bisa hemat air.

Hikmah cuti bersama dadakan : buruh, karyawan, pegawai, yang bekerja di hari tersebut bisa dihitung sebagai kerja lembur. Dan semoga, dikasih bonus.

updated : By the hell, saya baru nyadar pas nulis harapan di atas. Di asrama saya juga ada karyawan, dan kami sangat patuh terhadap undang-undang. Musti dipikirkan, libur atau tidak. Terlalu panjang, 3 hari.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s