Competition Oriented

Ini tulisan sembari menuggu Liverpool vs Tottenham, dalam rangka rebutan posisi 5, Liga Inggris. Semoga bermanfaat.

Apa itu Competition Oriented ? Yah, bisa dibilang suatu orientasi manusia. Menurut saya lho. Suatu orientasi untuk berkompetisi, dan menang. Jiwa-jiwa petarung lah. Saya rasa, saya termasuk orang seperti ini. Competition Oriented (kita singkat Com-O saja), adalah salah satu dari beberapa orientasi yang saya klasifikasikan. Yang lainnya, Skill Oriented, Organization Oriented, Study Oriented, Money Oriented, Nikah Oriented, serta Hedon-Oriented. Itu saya dapatkan setelah melihat mahasiswa. Mungkin, nanti bertambah. Tapi, sekarang, akan saya gambarkan apa itu Com-O.

Seperti yang telah disebutkan di atas, Com-O sangat ingin mengikuti kompetisi, dan sangat terpacu untuk menang. Saya sendiri baru menyadari hal ini terdapat dalam diri saya ketika kelas 5 SD, namun hilang, dan baru muncul awal kelas 3 SMP.

Sejak itulah, saya sering atau bisa dibilang aktif ikut kompetisi. Motifnya macem-macem. Saat SMP, motifnya ingin ketemu teman-teman saya. Tak lebih dari itu. Menang kalah biasa lah ya… Tapi, jujur, seneng banget pas ikut lomba-lomba macam itu. Juaranya giliran, sebut saja Gogo, Yosua, Aning, Wahyu, Hendra, dkk. Muter gitu saja. Serius, pas mengingat kejadian itu, jadi senyam-senyum sendiri. Oh, saya bahagia punya kenangan seperti itu. Lombanya, cuman di sekitar Jogja. Seingat saya, di SMA 3, SMA 1, SMA 8, dan UNY. Semoga tak terlewat. Lomba yang saya ikuti, biasanya matematika, atau MIPA.

Pas SMA, makin menjadi-jadi saja. Saya sampai bikin daftar lomba yang sudah diikuti dan dimenangi. Bahkan, pas saya jadi ketua kelas, membuat peraturan konyol, yang menang lomba musti bayar kas kelas yang dihitung berdasarkan hadiah yang diperoleh. Motifnya pun kurang lebih sama, pengen ketemu temen-temen. Plus, iming-iming hadiah yang lumayan gede. Hehe… Juaranya cenderung muter juga, tapi lebih variatif. Sebut saja, Hendra (beda dengan yang tadi), Rima, Febi, Rudi (ini pernah menang gak ya?), Khoirul, Satria, Desi, Ita, Husein, dan beberapa lagi. Nah, kalau yang jaman SMA, cenderung ambil jurusan matematika. He… Banyak kejadian konyol tentunya. Seperti mengumpat pas presentasi, sepatu jatuh di WC, ketumpahan HCl, dan kebodohan lain. Entar kalau ingat, saya ceritakan kelontongan teman-teman saya.

Nah, pas kuliah, masih sedikit berkutat dengan matematika. Walau sering tolol. Saya cukupkan sampai semester 5 atau 6 saja. Saatnya meninggalkan kertas buram dan menyalakan laptop.

Ada yang beda antar pas kuliah dan sebelum kuliah. Apa itu ? Nama institusi. Dulu, SMP dan SMA saya tidak cukup dikenal. Bahkan, bersyukur ada yang pernah mendengarnya. Jadi, bener-bener dari nol, nothing to lose. Menang alhamdulillah, gak menang temen satu sekolah yang ngembat. Nah, pas kuliah beda. Berat rasanya lomba dengan nama ITB, terutama untuk tingkat nasional ke bawah. Everybody expects us to win. Hell…. Di sini, rasanya menang itu biasa, kalah itu cilaka. Lebih mirip nothing to win. Halah.

Nah, kebetulan, akhir-akhir ini, kampus saya, di kejuaraan di bidang Informatika lagi kurang beruntung. Gemastik gagal juara lagi, Imagine Cup memutus tradisi lolos ke final. What the what…

Saya, yang juga mahasiswa ITB, (wooo, tumben saya ngaku jadi mahasiswa), merasa terpanggil juga. (Halah). Walau masih lemah, saya pengen ITB jadi kuat lagi. Minimal, saya memprovokasi teman-teman saya buat ikutan lomba dan menang. Masak sih saya yang harus menang ? (Sok kuat…)

Semoga, dimulai dari Compfest, Inaicta, Gemastik, hingga Imagine Cup, kami (IF ITB) bisa mendewa lagi. Saatnya bikin track record di komputer orang. He…

Aih, udah 15 menit pertandingannya. Ya sudahlah… Jangan dimasukan ke hati.

Oh iya, saya juga pengen menang di lomba tulis menulis

PS : dipikir-pikir, jadi ke mental nothing to lose lagi. Soalnya baru masuk masa suram.

NB : Semoga, setahun lagi saya baca postingan ini, dan lihat, apa saya tersenyum atau mati kutu.

Iklan

6 comments

  1. sun bawa dong komunitas desktop nya seambisius kamu, punya emosi sekompetitif kamu, akbar dan yang lain. hehe 😀 semangka, aku juga pengen belajar biar menang lomba lombaaaa. #seambisiuskamu eh salah #sekompetitifkamu

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s