Alhamdulillah, saya masih Indonesia

Salah satu budaya atau kebiasaan orang Indonesia yang saya perhatikan ada, adalah terlalu humble alias rendah hati. Tidak semua sih, tapi kebanyakan. Banyak buktinya. Lihat saja diri Anda atau teman di sekitar Anda.

Humble seperti apa ? Humble ini biasanya, terjadi ketika ada orang bisa melakukan suatu hal yang hebat, atau menang sesuatu, tapi rendah hati. Cenderung menutupi kehebatannya. Walaupun biasanya ingin diomongin orang lain. Biasanya, kalangan akademik sih.

Begitu pula saya. Makanya, saya juduli tulisan ini seperti di atas. Lalu apa hubungannya ?

Jadi, beberapa waktu yang lalu saya diajak seorang teman untuk menjadi bagian dari sebuah tim yang ikut lomba pembuatas aplikasi. Tim terdiri dari Hagorly (AE 07 – ketua tim), Satria (AE 07), dan Agha (IF 07). Nama lombanya, AGI 2011 Grant Competition. Sebuah lomba tingkat internasional lah. Lomba ini diselenggarakan oleh AGI, Analytical Graphics Inc.

Lomba dilakukan secara online. Dan berakhir 15 April 2011.

Pengumuman seharusnya tanggl 4 Mei 2011. Tapi, karena perbedaan waktu, sampai di Bandung sudah tanggal 5 Mei, belum juga muncul. Akhirnya saya tidur. Namun, pas bangun tidur keesokan harinya, saya mengecek situsnya, kami berhasil jadi Juara 1 Kategori STK Engine. Langsung saya telpon Hagorly. Ternyata dia juga sudah tahu. Pokoknya, Alhamdulillah banget lah.

Saya printscreen, biar gak diganti sama panitianya
Saya printscreen, biar gak diganti sama panitianya

Wow. Cek di sini.

Saya masih tidak percaya.

Tapi, seperti biasa, humble tadi muncul. Saya tidak memberi tahu siapa-siapa lagi. Konsumsi lokal saja. Sampai, kantor berita ITB mewawancarai kami. Entah dapat info darimana dia. Dan, kemudian muncul di situs ITB. Dan teman saya, Hendra memberi selamat. Keadaan masih tenang.

Sampai, dosen saya, yang sangat baik hati dan dekat dengan mahasiswa, ngepost berita tersebut di wall facebook saya. Dhuar… Facebook memang jago. Semua teman saya tahu. Ya sudahlah. Seneng juga sih diberi selamat. Terima kasih juga buat pak Rin, he…

Saya pikir-pikir. Iya juga ya. Orang-orang Indonesia memang seperti saya itu. Padahal, harusnya, kita bangga dengan apa yang kita raih. Bukan pamer sih. Tapi, kata salah satu senior saya di Informatika yang sudah lulus :

Jangan sampai ketika di-gugling nama kita, yang muncul di halaman pertama cuman facebook sama twitter

Untungnya, ketika saya gugling nama saya, yang muncul adalah blog ini. He.. Diikuti dengan situs-situs aneh, yang bukan dari saya. Maklum, banyak nama orang timur tengah yang mirip. Apalagi ada Islam Sunni. Twitter dan Facebook jelas masih ada.

Bahkan, baru ketika dicari dengan nama “Ismail Sunni Bandung”, muncul lah pengumuman di atas. Itupun bukan hasil yang pertama. Saya coba lagi dengan “Ismail Sunni Matematika” barulah muncul saya versi lain. Kemudian saya coba tambahin dengan “ITB”, “Bantul”, “Yogyakarta”, hasilnya kurang lebih sama.

Tapi, lontongnya, ketika pakai kata kunci “Ismail Sunni Indonesia”, yang muncul pertama malah akun LinkedIn milik orang Jordan, yang kerja di Economic Staff at Embassy of Republic of Indonesia . LONTONG.

Akhirnya, saya ikut-ikutan bikin akun LinkedIn, yang katanya jejaring sosial orang profesional. Walaupun belum saya isi aneh-aneh. Monggo di cek akun LinkedIn saya. Biar saya bisa menguasai nama saya di Google. Hahaha…

Jadi, cobalah untuk punya identitas sendiri di Internet. Biarkan Google, memberi tahu orang yang stalking ke kita, bahwa “orang ini hebat lho“.

Tim Garuda Boys
Tim Garuda Boys

Pokoknya terima kasih kepada Hagorly, Satriya, dan Agha yang sudah mau ngajak saya yang lemah ini.

Tak lupa pada sahabat saya Gogo, yang sudah memotivasi saya. Masih mendewa dirimu jauh.

PS : Bukan sombong, bukan riya, hanya ingin berbagi.

NB : baru kali ini saya bisa nembus level ini.

Iklan

11 comments

  1. COOL.
    pasti bisa bikin prestasi lbih bnyak sun, ngeliat ke-humble-an mu itu, tipe2 calon org besar*ngeramaldotcom
    anak teknik itu bnyak bgt ya scholarshipnya. bertaburan dimana-mana. bikin saya ngiri.

    wah, keluaran semesta memang banyak yg mendewa..

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s