Puasa = Pause Social Networks

Beberapa jam lagi, bakal masuk bulan Ramadhan. Entah kenapa, saya lebih hectic daripada tahun-tahun sebelumnya. Yah, yang penting niatnya.

Saya sedikit kepikiran dengan kata “puasa” yang mirip dengan “pause” di bahasa Inggris. Dan jangan lupa kata “puase” dalam bahasa Betawi. Yang artinya senada, menahan. Oke, saya sok tahu. Tapi, emang bener kan ya?

Salah satu niatan saya yang agak ekstrim adalah mem-pause jejaring sosial selama puasa. Termasuk Twitter, Google+, dan Blog ini sendiri. Yang artinya, saya tidak akan buka ketiganya dalam masa Ramadhan ini. Kenapa Sun ? Jawabannya sederhana. Setelah diingat-ingat saya mengahabiskan waktu yang cukup lama juga untuk ketiganya. Kan akan lebih baik digunakan untuk tadarus Al Quran. Pikir saya gitu sih. Target tadarus tahun ini 1.5 kali khatam. Naik 50% (biar kelihatan banyak) dari tahun-tahun sebelumnya. Padahal, ini masih sangat sedikit dibanding yang lain. Yah, saya coba dulu lah. Yang penting niat. Baca satu huruf aja dapat pahala. Apalagi 1.5 kali Al Quran dan pas bulan Ramadhan pula. Yang penting niat dan istiqomah. btw, istiqomah apaan sih ?

Lhoh, kok facebook gak masuk yang ditiadakan ? Kepaksa. Soalnya, beberapa informasi akademik, kegiatan, atau apalah, diudarakan via grup di facebook ini. Apa boleh buat. Tapi, saya jelas akan menguranginya dong. Sekarang pun sudah berkurang banyak. Keseringan di twitter.

Hmm, kalau gitu, ini postingan terakhir hingga Lebaran dong ? Bisa dibilang begitu. Ndak papalah, kan tujuan awal blog ini sekadar cuap-cuap saja. Daripada ngalay dan menuh-menuhi newsfeed atau TL orang. Lagian, yang baca blog ini juga orang-orang tertentu saja, dan orang-orang tersesa -___-.

Yakin bisa Sun ? Yah, semua itu bisa lah ya, asal ada niat dan konkrit. Buktinya, dulu saya pernah mem-pause akun plurk saya. Gara-gara mau UAS. Malahan, hingga sekarang masih dalam kondisi freeze.

Ngomong-ngomong, persiapan Ramadhan udah apa aja Sun ? Yah, bikin targetan, bersihin kamar, bersihini niat, nyuci baju, nyeterika, nyari jadwal buka buasa bersama dan sahur gratis, dan nyiapin sarung. Sarung kesayangan saya. Dikasih mbak saya. Padahal sarung bekas, tapi udah terlanjur lengket. Apa boleh buat. Kualitas tinggi lho. Pas sholat, saya sering kali mengandalkan sarung tersebut. Jadi amal jariyah buat mbak saya dong. He… *Kok jadi kayak wawancara gini ya ?

Ngomong-ngomong, Bandung lagi dingin. Tadi pagi sampai meler hidung saya. Semoga, kuat lah ya. Menurut saya, godaan paling besar pas puasa bukan menahan lapar atau haus. Nahan nafsu tuh. Misal, ngomong kotor yang udah jadi kebiasaan. Hayo lho, siapa ? Ada juga nahan kantuk. Lha wong gak puasa aja gak kuat nahan kantuk. Kan sayang tuh, daripada tidur, mending memahalakan waktu kita. Ya ndak ?

Tapi, masih mending kalau tidur. Daripada ngejunk di sosnet, siapa tahi nyosnet sampai kecapaikan, terus gak kuat puasa. Lebay sih. Tapi, saya ndak mengharamkan bersosnet lho. Saya bukan MUI.

Jadi ingat postingan Ramadhan tahun ini, (masih ?) jauh dari Semesta. Yang isinya kurang lebih kegundahan saya tentang Ramadhan yang gak kayak pas jaman SMA. Hmm, setelah dipikir-pikir, saya salah. Harusnya, saya bikin Ramadhan saya sendiri. Namanya juga freedom to choose.

Hayuk, mari sambut Ramadhan, dan tetap konsisten. Bukan mengikuti grafik distribusi normal terbalik. Mohon maaf kalau ada salah-salah pada diri saya atau blog ini. Bismillah.

PS : Kapan-kapan, saya pengen ngerasain puasa di luar Indonesia, pengen membandingkan saja. Misal, ada gak sih yang bangun-bangunin sahur via pengeras suara di masjid, takjilan, atau bakar mercon.

NB : bagi yang mengirim ucapan maaf atau sejenisnya, maaf saya bingung balesnya, terutama yang tidak pakai nama. Soalnya, contact di hp yang ambyar masih belum diselamatkan. Jadi ya, mohon maaf sekali lagi. Hiks…

Iklan

6 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s