Sms Idul Fitri

Sudah hal lumrah di jaman sekarang berkirim sms dalam rangka maaf-maafan di suasana idul fitri. Selain murah, dan relatif cepat dilakukan. Cara paling gampang, copy sms orang, lalu send to all. He…
Situasi semacam ini tentu saja menyenangkan bagi orang yang hapenya cuman bunyi pas dapet sms iklan (spam) dari operator. He… Saya ndak termasuk golongan ini lho. Jujur, entah kenapa, pas bulan Ramadan kemarin, saya sampai tega menelantarkan hp saya, demi mendapatkan ketenangan mobile. Apalagi, memori hp pinjaman tersebut cuman 30an… Dan saya tidak bisa delete all. Karena ada beberapa sms penting. Astaghfirullah. Seringkali saya bangun tidur, ngecek hp, udah muncul beberapa sms. Arghhh…
Kembali ke sms idul fitri. Saya amati, terjadi degradasi kreativitas dalam sms yang ada di inbox saya. Dulu, pasti ada saja yang menulis sms dengan karakter yang bukan ASCII. Udah sadar kalau itu alay kali ya… Alhamdulillah. Selain itu, ada juga sms dengan tema freak. Misal, pakai istilah IT, istilah biologi, atau istilah matematika. Well… Ada yang lucu sampai bikin saya senyam-senyum. Tapi, ada juga yang bikin saya ngelus dada sambil membatin, “iki opo artine?”. Ada contoh sms dari anak buah saya :

Ketika differensial tak mampu menurunkan keangkuhan kita.
Ketika aljabar tak bisa menjabarkan salah perbuatan kita.
Ketika logika tak sanggup menalarkan lisan jelek kita.
Dan ketika trigonometri tak bisa menjangkau sudut prasangka.
Mari kita substitusikn smua variabel dosa yg tlh terrefleksi dlm dìri kta dg permohonan maaf agar terekuivalen kefitrian dlm akar-akar positif.
Selamat hari raya idul fitri. Mohon maaf lahir dan batin.
******* dan keluarga

Preettt…
Versi lain, ada yang mirip iklan, sinetron, atau hal-hal yang lagi update.

Kembali ke saya. Haha… Jadi, kemarin saya agak susah kirim sms idul fitri ini. Bukan gara-gara ndak bisa merangkai kata atau kehabisan pulsa. Tapi, efek dari hilangnya sebagian besar kontak. Saya bahkan sempat buka catatan no hp dan database untuk cari.no hp orang. Cilakanya, hal itu tidak banyak membantu. Entah karena sedikitnya data dan tingkat kebaruan data. Wew…
Efek lain. Kebanyakan orang yang sms, saya kasih kat penutup. “maaf ini siapa ya?, bla…bla…”. Cukup efektif untuk mengumpulkan no hp.

Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam sms idul fitri ini. Misal, asumsi bahwa jika kita menyimpan nomer hp orang and vice versa adalah salah. Mirip dalam kasus saya. Palingan dibalas, “iya sama-sma. Maaf ini siapa ya?”. Atau kalo lebih sial, cuman dibalas kalimat terakhir. Saya juga bernasib sama kok. Tapi cuman 1 kasus. Huhehe…
Hal lain adalah, redundansi. Maraknya sosnet yang jauh lebih murah, membuat posisi sms mulai tersingkirkan. Tapi, bagi saya pribadi, lebih suka sms. Soalnya lebih pribadi. Dan, bisa dilanjutkan. Tidak sekadar hand shake. Tapi, efeknya, bakal terjadi redundansi. Tapi tak apalah.
Lain lagi. Saya dapat kasus seperti ini. Guru SMA saya, yang kebetulan sangat fasih berbahasa Inggris (ya iyalah ya, guru bahasa inggris, dari Filipina pula), kirim sms. Pakai Bahasa. Wew. Dan konyolnya, saya balas pakai bahasa Inggris. Wew. Sudah kebalik kali ya?. Atau TOEFL saya mendadak naik?. Entahlah. Yang jelas, pas menggunakan bahasa mereka, kelihatan lebih menghargai.
Oh iya, bagi yang punya gebetan. (what is gebetan in Bahasa?). Momen ini sangat bagus buat sms si G (G for gebetan). Kan kadang-kadang, mau sms aja deg-degan tuh. Hahaha… *ok, saya memang sok tahu.

Aih, postingan ini ngaco. Niat awal hanya ingin membroadcast permintaan maaf kepada yang ilang nomer hpnya. Atau yang saya memang tidak pernah punya nomer hpnya. Isi permintaannya, sama kayak sms yang lain saja. Cuma diedit, ditambahin “Sunni dan keluarga”. He…

Wis ah…
PS : saya bukan pengamat sms.
NB : well. Saya lagi kepikiran hal fundamental. Bukan penyatuan 4 gaya fundamental tentunya. Tunggu nanti lah ya. It’s a bad thing.

Posted from WordPress for Android

Iklan

8 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s