Javier Zanetti, Seorang Kapten, Ayah, dan Fenomena Sepakbola

Zanetti Mister Loyalti
Zanetti Mister Loyalti

Sebenarnya, saya sedang super terguncyang. Lima Pertandingan resmi, 4 kalah, 1 seri. Kalah sama tetangga, kalah sama tim 10 hari, kalah sama klub pengganti, dan terakhir kalah dari tim promosi. Permainan pun tidak ada bentuknya. Yah, begitulah nasib Inter Milan sejak awal musim kompetisi 2011/2012. Bikin mood jeblok, agak lebay sih.

Tapi, dibalik hasil suram tersebut, ada seorang pemain yang super loyal. Beliau adalah Javier Zanetti, kapten Inter Milan. Ketika bermain melawan Novara tadi pagi, lengkap sudah 757 pertandingan. Dan itu merupakan rekor bagi klub, mengalahkan Giuseppe Bergomi (756  caps) maupun Giacinto Facchetti (629 caps), dua legenda Inter Milan lainnya.

Main di Inter Milan sejak 1995, ketika saya baru berumur 5 tahun, dan belum mengenal sepakbola. Yang jelas, Zanetti sungguh luar biasa. Bayangkan, sejak saat itu, entah siapapun pelatihnya, Zanetti tetap masuk starting eleven. Belum lagi loyalitas yang luar biasa, ketika Inter Milan mengalami masa suram (1990-2004). Tidak banyak pemain hebat yang bertahan di suatu klub meski sedang mengalami masa suram. Contoh lain yang saya kagumi adalah beberapa pemain Juventus ketika terdegradasi, misal Del Piero dan Buffon.

Berikut ini saya tuliskan Zanetti dalam angka, dikutip dari inter.it

  1. Total bermain 65.656 menit
  2. 46.967 menit bermain di Serie A
  3. 15.872 bermain di bawah pelatih Roberto Mancini, terbanyak
  4. 12.194 bermain di Eropa
  5. 5.280 bermain di Coppa Italia
  6. 757 penampilan
  7. 689 pertandingan main penuh
  8. 539 pertandingan Serie A
  9. 189 pertandingan Serie A di bawah Roberto Mancini
  10. 141 pertandingan Eropa
  11. 64 pertandingan Coppa Italia
  12. 51 booking
  13. 34 kali diganti
  14. 33 kali masuk sebagai cadangan
  15. 21 gol
  16. 16 pelatih di Italia
  17. 16 tropi
  18. 15 tropi ketika menjadi kapten
  19. 12 gol penentu
  20. 12 gol di Serie A
  21. 6 gol ketika dilatih Roy Hodgson, terbanyak
  22. 5 gol di Eropa
  23. 3 gol di Coppa Italia
  24. 1 gol di Piala Dunia Antar Klub
  25. 1 kali di keluarkan (Coppa Italia, Inter 0-2 Parma, 17 Februari 1999)
Menurut saya, sungguh menarik. Sebagai bek, hanya 1 kali di kartu merah. Bahkan, 51 booking dari 757 pertandingan juga sangat minim bagi seorang bek. Belum lagi tenaganya yang masih luar biasa, seperti anak muda. Plus, kelakuannya yang gak neko-neko baik di luar maupun di dalam lapangan. Tentunya, angka 757 ini tidak akan berhenti, dan mungkin terus bertambah.
Selain itu, ada juga komentar dari beberapa pelatih Inter Milan yang pernah menangani Javier Zanetti, saya kutip dari inter.it setelah dialih bahasakan oleh detik.com
Roy Hodgson (1995-1997, 1999)

Saya senang berkesempatan untuk memberi selamat kepada Javier atas rekornya itu, melampaui penampilanya Beppe Bergomi di Inter. Dan saya beruntung bisa bekerja sama dengan dua legenda Nerazzurri itu.

Luigi Simoni (1997-1998)

Hari ini kami merayakan bersamamu rekor yang telah kau pecahkan di Inter lebih dari pemain lain. Dan saya bisa katan jujur bagi saya kamu adalah fenomena sebenarnya di dunia sepakbola.

Kapten di dalam dan luar lapangan. Kamu masih muda namun kamu mengikuti contoh yang benar; Kamu masih muda namun kamu adalah orang bersahaja dan tak pernah menyerah serta selalu mau belajar. Lalu kamu menjadi pesepakbola yang lebih baik; Menjadi seorang pria, suami, ayah; menjadi simbol tim – dan bukan hanya tim saja.

Hector Cuper (2001-2003)

Javier Zanetti adalah salah satu pesepakbola profesional yang pernah saya latih. Dia sangat berdedikasi, jujur, pekerja keras dan seorang yang bertanggung jawab. Profesional dalam melayani tim dan saya tidak berbicara mengenai dia sebagai pemain namun sebagai seorang profesional dalam sebuah grup.

Roberto Mancini (2004-2008)

Saya berkesempatan untuk menghadap Pupi sebagai pemain dan dia sangat membuat saya terkesan, walaupun masih muda dan seorang pemain asing, dia bermain dengan intesitas dan kualitas.

Lalu saya sangat beruntung bisa melatihnya di Inter dan tanpa ragu saya katakan setiap pelatih di dunia pasti sangat ingin mempunyai pemain seperti dia, karena profesionalismenya dan kualitas yang dia tunjukkan di lapangan dan karena ia bisa bermain di setiap posisi kecuali kiper.

Jose Mourinho (2008-2010)

Bagiku Zanetti mewakili sebuah kebahagiaan dalam hidup, kebahagiaan menjadikan sepakbola sebagai pekerjaan dalam hidupku. Dia awalah senyuman, semangat hidup, semangat berlatih, pembangkit semangat untuk semua orang yang bekerja dengannya.

Bagiku Javier Zanetti adalah segalanya dan dia akan jadi teman sepanjang hidupku.

Dari itu semua dan jalan panjangnya sebagai pesepakbola. Tapi menjadi pelatihnya selama dua musim yang luar biasa dalam kariernya, ini bukan tempatku untuk berbicara tentang seorang pria yang telah menulis jalan hidupnya sendiri yang begitu luar biasa. Aku hanya ingin mengatakan terima kasih untuk segalanya, terima kasih karena kau telah memberiku sedikit ruang dalam ceritamu. 

Momen yang paling membahagiakan adalah saat kita berpelukan di tengah Santiago Bernabeu. Itu tidak akan jadi yang terakhir namun itu adalah yang paling berkesan selama dua tahun kebersamaan kita.

Mungkin suatu hari bakal ada yang memecahkan rekor Zanetti, namun hanya ada satu Zanetti.

Leonardo (2010-2011)

Well done, Pupi! Kapten telah membuat rekor baru lagi, yang membuat itu seperti terlihat biasa saja. Bagi orang lain itu akan jadi sesuatu yang luar biasa. Tapi dalam hal ini, ini jadi konsekuensi normal dari karier yang telah dia bangun dengan kerja keras.

Bagaimana kau bisa membicarakan seorang kapten tanpa menyalutinya? Dan sekali lagi angka-angka ini tidak bisa menjelaskan apa yang telah dia persembahkan untuk Inter dan dunia sepakbola.

Yah, semoga saja Zanetti mampu mengangkat Inter Milan di masa-masa suram ini. Semoga… Inter Per Sempre…
NB : Judul tulisan ini saya ambil dari artikel di detik.com
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s