Mati Listrik

Intinya, tadi baru saja mati listrik (atau mati lampu ?). Niat hati ingin menyelesaikan satu per satu tugas. Eh, kok… Pet  (Bunyi mati lampu kok bisa “pet” ya ?). Langsung terdengar suara manusia-manusia di asrama saya.

Jadi, kebiasaan di asrama saya, ketika mati listrik, hampir semua penghuni nongol di balkon, kemudian teriak-teriak. Kebanyakan sih membahas si mati listrik ini. Dan, tentu saja mulai menyulut ke menyalahkan salah satu jurusan di ITB, Power. Huehue… Langsung, tidak sampai di situ, jurusan yang tidak ada hubungannya sama listrik seperti Teknik Lingkungan, Farmasi, Desain, SBM, dan lainnya pun kena giliran. Lucu memang. Lantas berlanjut ke hal SARA lain. Ampunilah dosa mereka.

Tidak berhenti sampai di situ, kalau masih mati, lanjut ke perkara politis. Misal, Capres (kebetulan bulan depan ada PEMILU), lalu jabatan di asrama yang ngurusin listrik, sampai ke jabatan yang bahkan tidak ada hubungannya. Pokoknya, penuh lah.

Eh, tadi, tumben asrama sebelah, asrama mahasiswa asing juga ikut mengeluarkan suara. Hahaha… Hiburan di kala listrik mati lah.

Yang jelas, tidak ada yang diambil hati. Cuman guyonan. Panjenengan yang baca ini juga tidak boleh tersinggung ya…

Ah, saya kepikiran. Ternyata, anak IF masih butuh listrik. Ya iyalah, lha wong tugas kami itu merangkai elektron. Huahem.

Oh iya, saya barusan (sebelum listrik mati) mengubah tatanan kamar saya. Tidak banyak yang berubah. Hanya memindah meja tempat nongkrong Rani (nama laptop saya di dunia blog ini) sedikit menjauh dari kasur. Tujuan utamanya, biar jelas perbedaan “kerja” dan “ngejunk”. Biar sedikit lebih profesional, halah.

Meja Kerja
Meja Kerja

Itu laptop, di atas meja kerja. Speaker kecil di bawah meja. Beberapa kabel semrawut. Dan dipinggirnya, ada beberapa buku, yang rencana mau saya baca dan setumpuk tugas kecil dari anak 2009 yang belum saya periksa. Pokoknya, mulai malam ini, di atas meja tersebut cuman boleh ada properti buat hal-hal produktif. Err, kalau hard disk penuh serial TV termasuk gak ya ?

Yah, mungkin dengan merubah hal kecil, bisa mengubah hal besar. Entah positif atau negatif. *Kayak kata-kata Shank pas ngerampungin perang di One Piece.

Sudahlah, sekadar postingan hiburan untuk mengembalikan mood yang tertelan kegelapan mati listrik. *Opo tho…

Hmm, recap minggu ini : Inter sudah bisa menang lagi, perut kembung, badan pegel habis outbond, dan topik TA sudah muncul. Kayaknya ada lagi, tapi entahlah.

PS : I’m working on it…

NB : Ditemani segelas kopi hangat…

Iklan

3 comments

  1. Di jurusan sy, kalo mati listrik, mampuslah kulkas & alat leb, gegerlah masyarakat peneliti & TA, berebut nitrogen cair menyelamatkan sampel masing-masing

    • wow… serem muf… kalau aku cuman perlu ctrl+S…. kalau masih bisa nyalain inet (via modem), upload ke svn atau dropbox… kalau laptop punya batere gajah (tahan 7-8 jam), lanjut saja… problem yang muncul : cuman dimana ngeprint laporan atau upload tugas jika server juga down…

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s