Bakar Kapal

Baru saja beres-beres kamar, demi kebaikan diri sendiri dan kamar, juga setelah disarankan teman plus kebetulan ada lomba kebersihan kamar yang episode sebelumnya saya menjadi juara 3 namun kali ini nampaknya berat sekali untuk meraihnya kembali. Halah. Butuh sekian irisan kejadian buat membersihkan kamar ternyata.

As usual, ketika kita membersihkan kamar, pasti nemu barang-barang yang dulu terasa begitu penting, namu karena satu dan lain hal, barang-barang tersebut terlupakan. Tertumpuk barang lain. Berdebu. Dan akhirnya, hilang dari memori kita. Pret.

Jadi, pada kesempatan kali ini pun saya menemukan barang-barang yang dulu statusnya “dibuang sayang”. Berikut salah satu benda tersebut :

Auuu...
Auuu...

Yeah, maaf kalau jelek fotonya. Sekadar kamera HP. Kalau kurang kelihatan, monggo di klik versi lengkapnya di sini. Itu adalah kertas-kertas yang tulisannya saja saya ndak ngerti apa maksudnya. Bukan puisi, tapi mungkin termasuk sastra. Mungkin masa lalu. Masa lalu yang indah. *halah, pret. Ndak pernah merasa sedih pas ketemu benda-benda itu. Tapi ngantuk, dan sekali muntah (muntah beneran, makanan yang saya makan keluar semua). Ketemu dengan manusia-manusia pucuk Indonesia.

Dahulu, disimpan dengan sangat agak rapi. Diberi nama tiap lembar. Dikasih lingkaran ke bagian yang penting. Dikasih centang tiap ada yang terjawab.

Sekarang, ditumpuk, masuk kardus, dan direlakan siapa yang nemu. Entah jadi bungkus gorengan, kertas re-use, atau didaur ulang dan ketemu lagi di masa mendatang. *baru kepikiran, jangan-jangan 20 tahun  lagi ketemu atom kertas tersebut dalam bentuk uang, pakaian, atau komputer dari kertas.

Seperti kisah Tariq bin Ziyad, yang membakar kapal sendiri ketika  menaklukan Andalusia ##. Nampaknya tumpukan kertas ini seperti kapal itu. Huehue….

Farewell Ankom, Anreal, Strukal, dan Alin. Sampai ketemu lagi, di kehidupan yang lain.

 

PS : Ini kalau gak ada beres-beres kamar, baru ketahuan pas pindahan kamar. Padahal, udah lupa babar blas. Beberapa buku saya kasih ke orang yang berhak.

NB : Selingan di kala kena hantaman kepala. Auuu…. Postingan singkat….

##Setelah saya gugling kisah pembakaran kapal ini cukup banyak kontroversinya. Namun, saya hanya mengambil kisah heroiknya. Tidak terikat itu nyata atau tidak.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s