1 Banding 7.020.121.410

Konon, di tahun 2011 ini, penduduk (manusia tentunya) yang hidup di bumi ini mencapai angka 7 miliar. Alias 7.000.000.000 atau saya sebut 7.020.121.410. Tentu saja, sudah melebihi angka tersebut. Ini berdasarkan angka yang saya peroleh dari situs ini. Ada juga situs yang “rada iseng” membuat perkiraan, orang keberapakan kita di dunia ini ? Bisa dicek di sini. Banyak juga ya. Betapa hebatnya seorang Lionel Messi yang menjadi pesepakbola nomer satu di tahun 2009 dan 2010 versi FIFA. Artinya, selama tahun 2009 dan 2010, Messi merupakan puncak dari manusia dalam hal bermain bola. Mengalahkan hampir 7 miliar manusia lainnya. Dan, tentu saja, seorang Messi tidak butuh CV atau surat lamaran kerja untuk mendapatkan pekerjaan. Semua orang sudah tahu, seberapa hebat dia dalam bermain bola.

Saya jadi kepikiran. Kalau kita urutkan, berdasarkan penilaian secara menyeluruh, saya ini berada di bagian mana ya? Apakah berada di tengah-tengah, atau di sepertiga atas, atau seperenam bawah ?

7020121410
7020121410

Tentu penilaian ini sangat subyektif sekali jika dilakukan oleh manusia. Tapi, kadang kala, saya ingin mengetahui rangking saya tersebut. Biasanya, untuk menambah motivasi. Anggaplah saya di sepertujuh bawah (bersama dengan satu miliar orang lainnya), tentu akan memacu saya untuk hidup dengan “lebih” lagi. Walaupun, kadang kala pula, saya takut melihat ranking saya tersebut.

Untuk menjadi yang terbaik di segala hal memang tidak mungkin. Itu lah mengapa, teman saya bilang, “Pucukan dunia itu tidak hanya satu”. Apalagi usia hidup manusia terbatas. Kebanyakan 60-70 tahun. Nabi saja 63 tahun. Andai usia Beliau menjadi patokan (seperti yang dikatakan Gus Dur saat ulang tahun ke-63), saya sudah mencapai 1/3 hidup saya. Lebih malah. Waw. Cepat juga waktu berjalan. Apa selama ini sudah benar hidup saya ? Sudah ngapain saja sih ?

Artinya, saya masih punya 2/3 umur lagi. Itupun kalau diberi kesempatan mencapai angka 63. Tidak ada yang bisa menebak, kapan saya lenyap. Siapa tahu, tulisan ini tidak pernah terposting di blog. Heu…

Kembali ke 7.020.121.410 manusia tadi. Sekarang, akan kita urutkan terhadap tingkat penderitaan. Ada di manakah kita ? Kemungkinan untuk menjadi orang paling menderita di dunia ini adalah 1/7.020.121.410. Sangat kecil sekali. Lebih mudah mendapatkan 5 buah kartu As Hati dari 5 kali pengambilan atau hampir 2 kali lebih susah daripada mendapatkan angka 6 berturut-turut dari 11 kali pelemparan dadu. *Mohon koreksi jika ada salah perhitungan.

Apa artinya ? Jika kita merasa sedih, yakinlah, kita bukan orang paling menderita sedunia. Begitu pula dengan hal-hal negatif lain. Kita bukan orang termiskin di dunia, orang tergalau di dunia, orang paling mengenaskan di dunia. Apalagi kombinasi dari ke-negatif-an itu.

Hal ini, membuat kita lebih bersyukur atas apa yang kita punya. Di setiap kesulitan, pasti ada (dua) kemudahan.

Perhitungan lain yang serupa, angka yang serupa juga akan muncul ketika kita menghitung peluang untuk menjadi orang paling pintar di dunia, orang paling hebat di dunia, atau orang paling jago di dunia. Percayalah, masih banyak orang lain yang jauh lebih dari kita.

Hal ini membuat kita akan terus berusaha, tidak mudah berpuas diri. Atau seperti kata S. Jobs, stay foolish, stay hungry.

Perhitungan lain, ada 7.020.121.410 manusia. Andaikan, kita selalu mengikuti keinginan orang lain. Keinginan dalam artian, keinginan yang  tidak perlu. Susah sekali jika menuruti semua keinginan mereka. Contoh kasus, berpakaian. Sedih ketika saya mendengar ada orang yang berpakaian sangat menyiksa tubuh, demi gengsi terhadap orang lain. Itu pakaian yang menggunakan kita sendiri lho.

Atau, yang saya sedih lagi, ada teman dari seorang teman yang diet. Berhasil. Sangat berhasil malah. Tapi ada dampak negatifnya. Dia harus rutin kontrol ke berbagai dokter. Badannya jadi semacam kurus kering. Sungguh, tidak ada peraturan pemerintah yang menyatakan orang gendut masuk penjara. *Bukan berarti saya membenci diet, orang langsing, atau orang yang serba glamor pakaiannya lho. Sekadar contoh saja.

Sebenarnya, masih banyak hal yang bisa dilihat dari 7.020.121.410 ini. Tapi, sudahlah. Saya cuman melepas penat tubuh.

——–

Ngomong-ngomong, di tulisan ini ada sedikit tebak-tebakan. Yakni :

Kenapa saya menulis 7.020.121.410 ?

Ada perkiraan jawaban ? Kebetulan saya punya buku karang Andri Wongso, plus tanda tangan asli dari beliau. Kalau ada yang bisa menebak dengan tepat, bolehlah saya kasih buku yang masih anyar itu. Boleh via sms, twitter, facebook, G+, email, atau komen di sini. Batas menebak adalah 5 postingan tulisan setelah ini. Boleh nebak berkali-kali. Tapi, ada satu manusia selain saya yang tidak boleh menebaknya. Nama orangnya tidak saya sebutkan, karena kalau disebutkan, bakal jadi petunjuk luar biasa.

Tidak perlu khawati Anda orang tersebut, kemungkinan Anda orang tersebut adalah 1/7.020.121.410. Hahahaha…

Selamat mengarang jawaban.

———

NB : beberapa perhitungan hanya digunakan sebagai ilustrasi saja. Beberapa lainnya benar secara matematis.

Iklan

6 comments

  1. hahaha… lumayan lah set… itu ada sangkut pautnya sama kalender… tapi bukan 2012-10-14…. haha… dan nampaknya, kemungkinan maneh kenal hanya 10/2538 *dilihat dari jumlah mutual friend maneh

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s