Derby, Red vs Blue

Akhir pekan ini, Inter Milan akan bertemu dengan AC Milan dalam lanjutan Liga Italia Serie A *duh, jadi mirip narator. Salah satu derby alias pertandingan dua tim sekota yang paling ngeri di muka bumi ini. Memang, ada banyak sekali derby. Tidak hanya di kota Milan, tapi Roma, Turin, Verona, Manchester, London, Liverpool, Madrid, Barcelona, Istanbul, dan seterusnya. Bahkan, tidak hanya di sepakbola saja lho. Cabang olahraga lain juga ada istilah derby ini. Tambahan lagi, sebutan pertandingan derby tidak hanya untuk pertandingan dua tim satu kota. Misal saja, Inter Milan vs Juventus, Madrid vs Barcelona, atau Persija vs Persib juga dimasukan ke kategori derby karena rivalitas yang sangat kentara. Untuk daftar lengkap pertandingan derby di seluruh penjuru dunia, silahkan cek pranala ini.

Diantara sekian banyak derby yang ada di pranala tersebut, saya hanya mengikuti beberapa saja. Yang cukup terkenal tentunya, seperti derby di Italia, Spanyol, dan Inggris. Tapi, bagi saya, yang paling serem adalah derby di Italia. Bayangkan, bukan hanya satu kota, tapi satu stadion. Tidak hanya derby yang mencakup tim besar, tapi tim yang mungkin di telinga Anda tidak pernah terdengar seperti Chievo vs Hellas Verona atau Genoa vs Sampdoria, masih ngeri lho.

Masih dari sepengelihatan saya, ada satu hal yang menarik yang muncul di derby-derby (yang terkenal) tersebut. Yakni, munculnya warna merah dan biru di derby. Maksud saya adalah, kostum utama klub yang terlibat derby, biasanya merah dan biru. Tidak percaya ? Monggo dicek daftar di bawah ini, dengan tim pertama memiliki kostum biru, dan tim ke dua memiliki kostum merah.

  1. Inter Milan vs AC Milan
  2. Lazio vs AS Roma
  3. Chelsea vs Arsenal
  4. Manchester City vs Manchester United
  5. Everton vs Liverpool

Tambahan lagi, ada pola yang muncul seiring warna kostum mereka. Dilihat secara sekilas, berdasarkan sejarah, sampai saat ini, tim dengan kostum merah cenderung lebih baik prestasinya dibanding yang berwarna biru. Ingat, saya bicara prestasi dalam sejarah. Silahkan kalau mau berpendapat lain. Yang jelas, Inter kalah jauh dari Milan jika dilihat dari prestasi Liga Champions, walaupun memiliki Scudetto yang tidak jauh beda. Lazio dan Roma juga memiliki gelar Scudetto yang hanya berselisih satu tapi, Roma memiliki gelar Coppa Italia yang jauh lebih banyak meski Lazio sempat juara UEFA Cup. Sedangkan untuk derby no 3, 4, dan 5 sudah cukup jelas.

Saya jadi penasaran, apakah Biru itu memang musuh alami dari merah ?

Alasannya :

  1. Keduanya sama-sama warna dasar (tradisional), bersama dengan Kuning
  2. Keduanya sama-sama warna dalam RGB, bersama dengan hijau. Merah (255, 0, 0) bandingkan dengan biru (0, 0, 255). Berlawanan kan?
  3.  Pada Bayer Filter  warna merah dan birumemiliki posisi yang berseberangan. Silahkan liat gambar berikut :
    Bayer Filter
    Bayer Filter

    Mungkin, saya hanya sok tahu untuk yang Bayer Filter ini. Mohon koreksinya.

  4. Bersama dengan warna kuning, Merah dan Biru merupakan warna yang selalu muncul dalam serial Power Rangers. *Ini ndak penting. Sumber *eh, ini malah bersahabat ding
  5. Ninja Hattori berwana Biru, sedangkan adiknya, Sinzo berwarna Merah. *ini juga ngejunk dan malah bersahabat

Dah, lah, ada yang ingin menambahkan daftar di atas ?

Semoga Inter Milan menang… Forza Il Biscione…

NB : Ada lagi, mungkin bisa dimasukan, Persija vs Persib atau PDIP vs Demokrat ? gur geguyon…

Iklan

3 comments

  1. eh, barcelona kelambine merah biru dan mereka lg jaya2nya. berarti kombinasi kombinasi merah biru handal sun.
    cubo bayangke misal chelsea kro liverpool di merger, atau man city kro manc united di merger

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s