Menyembah Sunrise

Judulnya lebay parah.

Iya, kan ikutan trend situs berita di internet. Ahaha. Tapi, minimal ini sekadar hiperbolis saja, ndak pakai pelintir-peiintir kalimat.

Jadi, saya tadi pagi melihat sunrise. Iya, sunrise yang datang tiap pagi. Yang banyak orang cari-cari kalau sedang naik gunung, yang konon bagus dan indah banget. Direwangi datang jauh-jauh dari kota (naik pesawat, kereta, bis, becak, dan sejenisnya), sengaja cuti, belum lagi capek-capek naik turun gunung, dan bawa tongsis (yes, saya sudah tahu kepanjangan dari tongsis ini, ahaha). Belum lagi begadang buat naik turun gunungnya.

Padahal, bukankah sunrise itu muncul tiap pagi. Tinggal nengok ke ufuk timur pas pagi-pagi.

Males bangun Sun…. Sama, saya juga kadang kesiangan.

Lah, bukankah, kalau kita beragama Islam wajib solat Subuh? Apalagi yang laki-laki, solat bagusnya di masjid. Kudunya, ndak ada alasan lagi dong buat males bangun.

Tapi kan tapi….

Sunrise itu muncul tepat saat waktu solat subuh habis. Idealnya, bangun, solat subuh di masjid, tadarus sampai puas (atau ngantuk), lalu keluar masjid, terlihat lah itu si sunrise. Sebuah sunrise yang sama dengan yang biasa kita lihat di gunung.

Saya jadi kepkiran. Itu super niat banget buat nonton si sunrise di gunung dengan bermacam pengorbanannya, tapi kok males buat solat subuh di masjid berbonus sunrise.

Padahal, si sunrise ini tidak mewajibkan kita buat menontonnya lho.

Jangan sampai, kita nungguin sunrise tapi malah lupa solat Subuh. Jadi semacam menyembah sunrise. *halah, maksa, biar nyambung sama judulnya.

Yah, entahlah. Ini sebagai catatan pribadi saya sendiri. Supaya ndak males-malesan buat bangun tidur dan menyat dari kasur.

Jadi, kalau mau nge-snooze alarm, malu sama tulisan ini.

Tapi kan tapi….

Pret. Intinya, rasah kakean alasan buat mengerjakan yang wajib. Demi liat sunrise aja mengorbankan banyak hal, kok solat subuh saja males. Mbelgedhes.

Oh, tak lupa menyebut nonton bola jam 2 dini hari vs solat tahajjud. Ngahahaha… Saya sudah jarang sih nonton bola dini hari.

Mari solat subuh di masjid. Bismillah.

 

NB : ini saya sedang dalam rangka one week one post. Harapannya sih tiap Selasa malam. Kalau Rabu malam, kalah sama One Piece sih. Semoga konsisten. Nyammm… Tunggu tulisan saya tiap Selasa malam ya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s