Auf wiedersehen, Juli

Bulan kemarin adalah bulan Juli.

Mari kita sedikit instropeksi.

*aih, bisa ada sajaknya :v

Ramadan

Sedikit recap, Ramadan kali ini saya niati untuk berbuat lebih, namun sayang, leap-nya terlalu jauh, jadi malah keteteran. Ada beberapa hal yang biasanya tercapai, kali ini malah miss. Yah, mungkin kurang kira-kira dalam membuat perencanaan. Waktu 24 jam rasanya kurang. Ngatur waktu kok susahnya, beuh. Sampai di akhir bulan Ramadan, saya makin kacau jam tidurnya. Bayangkan, habis sahur sampai akan dhuhur malah tidur, kalau ndak tidur, pusing gara-gara kurang tidur. Terpaksa macul sampai malam. Eh, malamnya ndak bisa tidur, bisa sampai jam 1an. Ajaibnya, saya bisa bangun sahur jam 3. Jadi pembagian 8 jam macul, 8 jam tidur, dan 8 jam klekaran rada kacau (atau lebih tepatnya kacau balau). Lesson learned, untuk Ramadan berikutnya, musti lebih cerdik dalam merencanakan dan mengatur waktu.

*pret sih sebenernya, tau waktu cuman 24 jam sehari, masih suka nge-junk di sosmed.

Hal lain yang masih nempel dari Ramadan kemarin adalah perlunya nyeimbangin antara nyari ilmu agama sama ilmu bukan agama :v. Yah, masing-masing orang tentu berbeda kebutuhannya. Tapi, kalau ngaku beragama kok males sinau agama kan rada ndak sinkron. Bisa dimulai menanyakan pada diri sendiri, dari skala 0-10, berapa level ilmu kita. Kalau saya sih jangan ditanya :v *jawaban diplomatis.

Salah satu hal di bulan Ramadan ndak sengaja saya lakukan adalah tarawih keliling. Jadi, tiap malam beda masjid. Ternyata, menyenangkan. Bisa sekalian ngapalin jalan atau cari makan di warung deket-deket masjidnya. Bisa melihat variasi jamaah dan masjidnya. Ada yang 2 menit 2 rakaat misalnya. Atau masjid yang rasanya kok ndak “adem”, jadinya gak betah. Tapi banyak juga masjid yang PW buat ibadah. Ndak hanya masjid, tapi mushola juga, yang cuman muat 4 shof. Dan ada masjid yang saya kunjungi dua kali, gara-gara salah salah :v

Metode saya kemarin cukup mudah, habis Maghrib, cari makan di tempat baru, lalu cari masjid di dekatnya. Ndak usah pake kebanyakan rencana, asal nemu saja. Tahun depan perlu dicoba lagi ini. Salah satu keuntungan tarawih keliling adalah jika ketiduran pas kultum pasca solat Isya, kita ndak terlalu malu, lha wong besoknya ndak solat di situ lagi :v

Enak rasanya, jarak antar masjid gak terlalu jauh.

Pemilu

Lalu kemarin ada pemilihan presiden. Saya sendiri seorang swing voter. Lha ndak terlalu sreg sama kedua calon. Sampai di bilik pencoblosan pun masih bingung. Saya juga enek lihat berita atau isi fesbuk dan twitter. Isinya beuh… Ya maaf, kalau banyak yang di-unfollow. Awalnya, saya cukup apatis. Sampai hari pemilihan juga. Gak dapet serangan fajar pula :v. Sampai akhirnya muncul si kawalpemilu.org dan banyak crowd-sourcing lainnya. Jadi ada suatu harapan positif terlepas dari siapa yang menang. Akhirnya, bisa menunjukan siapa yang kakean cangkem dan suka memainkan ilmu pengetahuan. Tabayyun dab…

Tak lupa, salut buat KPU yang mau membuka formulir C1 dan kuat web-nya meski diakses secara berjamaah.

Idul Fitri

Mungkin ini idul fitri terbaik yang saya alami sampai saat ini. Yah, intinya sih melepas penat dan bertemu orang-orang terdekat. Libur 2 tanggal merah dan 3 hari cuti itu mantap jaya. Oh iya, gudeg manggar itu sangat enak. Tak lupa, saya mohon maaf jika ada salah-salah ya. Kalau ndak ada salah ya jangan dimaafkan. Semoga amal ibadah kita diterima.

Piala Dunia

Nampaknya ini bakal jadi postingan terpisah. Bakalan rada panjang. Ahahaha. Masih ngutang pengumuman pemenang jersey. Maaf, semua gara-gara menunggu masa tenang pasca pilpres.

Misc

Saya akhirnya namatin novel Rantau 1 Muara (kebetulan ndak bawa laptop pas libur lebaran, jadi bisa namatin). Entah kenapa sangat inspiring, ahaha. Pas kali ya situasinya sama kondisi saya sekarang. Nampaknya saya perlu lebih rajin membaca buku biar otak bisa mendapatkan asupan gizi. Dulu kayaknya pengen baca Aljabar Linier atau Matematika Teknik. Tapi kok, fafifu semata.

Eh tapi inspirasi itu gampang dicari lho. Yang lebih susah ya eksekusinya. Apalagi yang long term, susah lah yang namanya konsisten itu. Contohnya, niat hati pengen nulis blog seminggu sekali. Nyatanya, ini hampir sebulan baru nulis lagi. Dengan tema yang sama pula. :v

Kalau ada yang bilang, kebiasaan itu dibentuk setelah melakukannya selama 21 hari, nampaknya mitos semata. Buktinya, pas Ramadan solat maghrib/isya/subuh sering tepat waktu, setelah itu zonk. :v

Yah, sudah masuk ke bulan Agustus. Perasaan kemarin masih ngidam nonton kembang api tahun baru. Semoga bulan ini lebih baik dari yang kemarin.

Tapi kok bulan Agustus diawali dengan ngambeknya laptop saya. Karena sudah hampir 24 jam benerin gak bener-bener, sementara esok hari harus dipakai macul, terpaksa saya kamehame, install ulang. Computer-name nya sekarang DOGERICE. Mengambil dari nama minuman, es doger, lalu di-Inggris-kan, supaya huruf pertamanya D (komputer ke-empat).

Es Doger –> Doger Ice –> Dogerice

Aneh sih. Tapi keren kan?. Ahaha.

Oh ya, FYI, nama-nama sebelumnya adalah Antelope, Baklava, Cokelat. Baklava sudah punah. Cokelat baru kemarin saya kamehame. Sementara Antelope masih dipakai, berhubung dia itu Windows. Silahkan dicari motif dibalik nama-nama komputer saya tersebut.

*see, dari ngomongin bulan Juli tapi berujung bahas nama komputer. Hadeuh.

Oh iya, biar ada gambarnya, saya kasih foto ini saja :

Tugu Jogja
Tugu Jogja

Jadi ceritanya, habis buka bersama, ada yang ngajakin ke tugu. Alhasil, saya ikutan foto. Tapi kok, burem ya. Ah sudahlah. Btw, coba tebak, berdasarkan bentuk bulan yang terlihat, tanggal berapa foto ini diambil?

FYI lagi, (doh, kapan rampunge), saya ada akun instagram. Niatnya sih sekedar mengakuisisi username “ismailsunni”. Eh, udah ada yang ngambil lah. Kepaksa, jadi ismail.sunni (pakai titik). Ya sudahlah.

Wis ah.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s