Semedi

Biasanya, kalau klub bola jagoan (Inter Milan) saya kalah, saya sering menghilang dari dunia maya. Istilahnya, masuk gua. Yah, biar ndak melihat berita, tweet, atau postingan fesbuk tentang nasib klub tersebut bersliweran di mata ketika sedang internetan. Juga lepas dari cercaan pendukung klub lain. Tapi, sekarang udah jarang sih, entah kenapa, jadi gak seru lagi :(.

Bulan Inter belum pernah menang. Lebih parah lagi, musim ini, ah sudahlah. Saya jadi super males ngomongin nasib Inter di musim ini. Ahaha. Tapi, kabar cukup memberi angin harapan, semalam Inter merekrut Mancini sebagai pelatih baru. Well, ini salah satu pelatih yang saya suka.

Oke, sudah curcol Inter-nya.

Jadi, dikarenakan banyak urusan dan waktu yang terbatas (ngapusiiiii), saya mencoba menantang diri saya untuk ngampet tidak buka media sosial seminggu. Ya, pernah sekali-dua kali buka sih. Misalnya ada yang ngasih link buat di buka di Facebook, ngajak chat di Facebook, atau sejenisnya.

Well, harus diakui, dampaknya terasa. Waktu yang biasanya terpakai untuk buka situs-situs seperti itu, jadi bisa dipakai untuk hal lainnya. Misalnya, bekerja. Atau main Angry Birds Transformer. Yang terakhir ini bikin kesel. Ada bug yang bikin ilang progres kita. Hampas. Belum saya uninstall sih, semalam ngecek udah dibenerin bug-nya. Dan, saya pun malah main game.

Tapi, yang lebih kerasa manfaatnya, saya jadi mengurangi distraksi yang ada. Saya memang ndak suka bikin status. Pasti gerombolan anti-Pangeran-Sunni :V akan ngejunk di sana. Tapi, ketika ada yang posting apa, saya super gatel untuk komen, walau biasanya komen ndak jelas. Tapi tetap saja, itu wasting time. They do not need my comments. Ahaha. Yah, ngomen itu memang menyenangkan.

Hal lain, ketika ada yang ngeshare video atau link artikel atau apalah. Kalau kelihatannya menarik, saya pasti pengen lihat. Jelas, ini lebih memakan waktu lagi. Belum lagi kalau tiba-tiba penasaran dengan hal tersebut, lalu mulailah saya masuk ke lingkaran setan internet. Yang mungkin ketika sadar, sudah ada di sebuah halaman wikipedia tentang Human Torch, atau nge-random XKCD, atau baca artikel tentang Toph Beifong, atau how to speak Esperanto, atau nonton video Roger Federer.

Hal lain lagi, ketika nemu artikel terbaru tentang teknologi di bidang saya (bidangku apa ya?). Jadi pengen nyobain. Terus lupa dengan kerjaan dan coba-coba sebelumnya. Dan akhirnya, saya pun tidak pernah jago dalam hal apapun. :v. Padahal kan kita kudunya fokus. Ambil beberapa hal saja (3 cukup mungkin), lalu fokus di sana. Apalagi kemampuan saya untuk multitasking sangat rendah. Paling pol multi tasking: nonton The Big Bang Theory sama sarapan.

Lalu bagaimana kalau ada yang mention, nge-tag foto, atau nge-post di wall kita? Ini bukan telpon bung. Email kerjaan saja kadang suka lama balesnya. Lha ini jelas lebih tidak penting. Kecuali ada yang mention kalau kita menang undian. Atau tiba-tiba ada yang menyatakan perasaan lewat ngepost di wall kita (which is improbable for me, paling pol perasaan kesal :v ). Jadi ya, abaikan saja dulu. Tunggu waktu yang tepat. Misalnya, ketika semua sedang nunggu upgrade Angry Bird Transformer atau nunggu donlotan Korra kelar :v.

Kalau mau ndak terlalu strict, bisa dicoba untuk mengeset, hal-hal penting memberikan kita notifikasi via email. Misal, kalau ada DM (biasanya rada penting sih ini) kita dapat email. Soalnya, yang lebih berbahaya itu news feed dan timeline-nya. Informasi-informasi yang kadang tidak perlu kita baca. Apalagi, kita didesain untuk otomatis membaca (pernah baca di salah satu jawaban Quora, coba cari saja, dan welcome to the internet devil loop). Mari kita list saja postingan-postingan yang suka nongol:

  1. Black campaign. Ini pemilu udah kelar, masih aja. Tapi ya sudahlah. Biarkan saja. Ambil positifnya, ada yang peduli, meski sebatas ngeshare link berita dari situs kemarin sore. Hal kayak gini, entah siapapun objeknya, bikin kita makin negatif (layaknya diserang Perona). Belum lagi ada keinginan untuk membuktikan bahwa itu salah. Ah sudahlah. Mending buktikan kalau kita salah, dan benarkan.
  2. Postingan nostalgia. Ini bakalan penuh komen. Biasanya.
  3. Postingan nikahan, bayi baru lahir, wisuda, menang lomba, kerjaan baru, keterima kuliah, engage, dll. Bakalan penuh ucapan selamat dan like. Harus diakui, kadang bikin ngiri, dan merasa “udah umur segini kok belum ngapa-ngapain ya”.
  4. Posting foto liburan. Bikin ngiri. Nuff said. Makanya, saya jarang posting liburan, dimintain oleh-oleh kan repot atau dibilang, kok gak ngajak-ngajak. Padahal ya liburannya cuman surfing. Surfing di internet.
  5. Postingan lowongan kerja. Jadi pengen stalking. Padahal ya, lagi ndak pengen pindah kerjaan.
  6. Postingan jualan. Jarang tertarik kalau saya. Tapi yang suka belanja pasti suka ngecek. Oke, saya lagi nyari monitor. Jadi kalau ada yang jual monitor, saya cek.
  7. Postingan artikel atau video dengan judul menggoda. Pasti dibaca. Apalagi ada situs-situs cem Hipwee atau BuzzFeed.
  8. Postingan diary. Kayaknya selalu gak peduli. Kecuali yang lucu.
  9. Postingan kuis-kuis (warna yang cocok, karakter LOTR yang cocok, anime yang cocok, dll). Hell.
  10. Ah wis ah, males.

Yah, intinya, banyak informasi yang ndak berguna bagi kita. Karena saya tidak bisa ngerem untuk tidak membacanya, mending saya stop.

Hal-hal tersebut berlaku untuk semua sosmed, mulai dari Facebook, Twitter, Plurk, Path bahkan Kaskus, Quora dan 9gag. Saya kadang masih ngecek instagram sih. Banyak foto bagus-bagus.

Tapi ya karena saya masih butuh bersosialisasi, saya masih memakai WhatsApp dan Facebook Messenger (untung terpisah). Untuk aplikasi chat lain, saya ndak mau install. Takut HP-nya gak kuat :v. Gak ding. Yah, biarlah. Kalau mau ngehubungin via yang saya punya saja. Saya ndak punya kenalan cewek yang 12 tahun ndak ketemu dan pengen ditemui kok :v.

Akhir kata, hal ini sangat bagus untuk dilakukan. Intinya adalah memotong aliran distraksi. Supaya bisa fokus ke tujuan yang ingin kita capai. Jadi, mari bersemedi.

Semedi
Semedi

Oh ya, saya ndak strict-strict banget tentang ini. Semedi kelamaan juga gak baik. Menutup diri dari informasi terlalu lama bikin kita gak update :v. Kan repot kalau tiba-tiba ada presenter kuis menanyakan siapa menteri pertahanan yang sekarang. Dan saya gak tahu.

Have a nice weekend.

Forza Inter.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s