Felix Natalis Argentum Singularis

Tahun baru. Yeay.

Kembang api gratisan. Yeay.

Padahal sudah lewat 10 hari. Yeay.

Recap, malam tahun baru ini, saya nonton kembang api. Dari balkon lantai 2 di kostan.

Slideshow ini membutuhkan JavaScript.

Mari sedikit mengingat tahun 2014. Tahun kemarin, banyak hal yang terjadi. Jelas, 365 hari, masak ndak terjadi apa-apa.  Bagi saya, banyak sekali hal besar terjadi. Seperti bermigrasi ke Yogyakarta. Mungkin, bagi yang suka stalking, saya sekarang berdomisili di Yogyakarta, FYI saja. Hal lain adalah, saya mulai menjadi tukang pijet jarak jauh. Mijetin keyboardWell, ini kayaknya salah satu profesi idaman saya. Mungkin dalam waktu dekat saya masih menjadi tukang pijet jarak jauh ini.

Saya juga jadi lebih sering pulang ke rumah. Ahaha. Ini kali pertama saya tinggal satu provinsi dengan keluarga besar. Kepaksa tidak satu rumah, mengingat saya butuh koneksi internet, dan rumah saya di desa yang cukup megap-megap kalau urusan internet. Well, tinggal dekat dengan keluarga memang menyenangkan. Apalagi adanya ponakan-ponakan yang masih newbie. Tapi ganas, suka nggigit dan nyubitin. Ada 4 pula -_____-.

Karena cukup lowong, saya jadi cukup sering kelayapan. Tapi jarang inisiatif sendiri sih. Biasanya, kalau ada yang ngajakin, dan pas waktunya. Jadi, kalau ada yang mau ngajakin, monggo, siapa tahu saya berminat. Paling keren ya pas ke Karimun Jawa. H-3 baru diajakin gara-gara ada yang gak ikutan. *nasib pemain cadangan. Tapi itu pengalaman menarik sih. Pertama kali snorkeling. Apalagi saya ndak bisa renang dan takut air. Buktinya jarang mandi.

Yah, berhubung saya outgoing introvert, saya akui memang susah nambah kenalan atau teman baru :v. Beberapa kali nyoba nyemplung ke circle baru, ndak terlalu sip hasilnya. Maafkan saya :(. Tur biasanya, kalau ketemu sekali lalu sudah, memang susah nyambungnya. Yah, kecuali yang beda. Barusan ngecek Facebook. Sepanjang tahun 2014, memang hanya sedikit yang saya add. Yah, tapi itu bukan patokan sih. Tapi ya sebagai gambaran saja. Mungkin lebih bagus yang sebagai patokan adalah kontak wassap atau chat di wassap. *iki opo sih parameter e

Hmm, pas nulis ini, saya kesusahan buat mengingat-ingat apa saja yang terjadi di tahun 2014. Mungkin perlu membuat buku harian atau jurnal. Tapi kadang ndak sempet. Atau mungkin cukup nulis milestone yang mencolok saja kali ya. Yah, bisa jadi masukan buat 2015. Lumayan buat nostalgia atau instropeksi diri.

Cukuplah untuk 2014. Banyak suka dukanya. Seperti biasa. Kalau pas lagi duka, ya serasa dunia memusuhi. Kalau pas lagi suka, serasa indah semuanya. Balik lagi ke prinsip syukur dan sabar. Kalau sudah terlalui, mari bersyukur.

Tak lupa, saya sukses naik gajah. Alhamdulillah, tercoret satu poin dari obsesi saya ini. *cetek sekali  obsesi hidup saya

Baiklah, mari melihat 2015.

Tahun yang  menarik, karena ada angka 15-nya (salah satu angka favorit saya selain 7 dan 13).

Well, seperti awal-awal tahun sebelumnya, saya masih embuh bakal ada di mana tahun ini. Toh umur manusia ndak yang tahu (kok jadi serem).

Saya sudah membuat targetan-targetan untuk satu semester ke depan. Lebih banyak dan lebih detil. Biasanya sih cuman berhasil separuhnya. Ahaha.

Mungkin, salah satu cita-cita saya adalah keseimbangan. Seimbang antara dunia dan akhirat (auoooo). Seimbang antara macul, istirahat, dan klekaran. Seimbang kehidupan pribadi, keluarga, teman, dan sosial. Dan seimbang lainnya. Yang akhirnya, harus merubah pola hidup sehari-hari. Ini sudah hari ke 10. Tapi baru melaksanakannya dari Senin. Lumayan sih hasilnya. Semoga konsisten. Karena yang susah itu konsistennya.

Setelah membuat daftar targetan, nampaknya saya ndak terlalu muluk-muluk. Mungkin lebih fokus ke habit building kali ya. Ada sih beberapa yang seperti milestone, tapi ndak banyak.

Dan, nampaknya di tengah jalan bakal banyak berubah, entah ditambah, atau dikurangi. Seperti biasa, hidup saya serba ndak pasti. Tapi ya sudah sewajarnya lah.

Dan tema lain dari semester depan adalah fokus ke sedikit hal. Supaya bisa maksimal. Semisal Sena yang fokus lari, Monta yang fokus catching, Kurita yang fokus jadi line super berat, Musashi yang fokus nendang, atau Hiruma yang kayak setan. Yah, intinya, koordinasikan usaha kita supaya mencapai tujuan yang sedikit itu. Niscaya, bakal memuaskan hasilnya. Teorinya sih begitu. Embuh eksekusinya.

Terakhir, tentang judul. Berasal dari bahasa latin. Yang arti tiap kata-nya.

  • Felix = Selamat.
  • Natalis = Ulang tahun.
  • Argentum = Perak.
  • Singularis = Tunggal.

Jadi kalau digabung-paksakan, menjadi Selamat Ulang Tahun Jomblo Perak.

Yah, kebetulan saya kelahiran 90, dan banyak teman yang kelahiran 90. Jadi tahun ini genap 25 tahun, usia perak, katanya. Anggap saja itu ucapan default bagi yang masih  single :v.

Oh jadi kepikiran, bakal masuk masa-masa quarter life crisis ini. Entah apa itu. Padahal tiap tahun juga mengalami krisis. Tapi ya semoga bisa melewatinya. Toh, kita ndak bakal diberikan beban yang melebihi kekuatan kita.

Seriusan, ini tulisan super ngalor ngidul. Mungkin sebagai kejar setoran karena salah satu targetan saya adalah nulis 2 tulisan sebulan di blog ini.

Terakhir sekali lagi, sampai jumpa, dan selamat hidup di tahun 2015.

Forza Inter.

Iklan

4 comments

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s