Rafting Sungai Elo

Di awal tahun baru  kemarin, salah seorang teman kuliah, sebut saja namanya Ifanto, mengajak rafting di Magelang. Kebetulan lagi liburan tahun baru di Magelang. Maklum, rumahnya di Magelang, meski sudah jadi artis ibukota. Dan kami pun mulai mencari informasi tentang rafting ini. Ketemu vendor untuk kegiatan rafting ini, http://www.magelangarungjeram.com. Setelah itu kami pun mulai mencari peserta kegiatan. Tentu saja, saya mengajak istri saya. Kemudian Ifan mendapatkan 3 orang lagi. Jadi pas 6. FYI, untuk rafting ini, satu kapal bisa diisi 6 orang. Harga dihitung per kapal, jadi kalau sendirian juga bisa sih, tapi mahal jatuhnya.

Namun, 2 orang ndak jadi ikut. Nyari lagi, nemu dua orang lagi. Eh, ndak jadi lagi. Karena sudah mepet, kami pun nyari-nyari teman yang bisa. Saya juga minta tolong istri buat nanyain temannya yang bisa ikutan. Akhirnya, ada sepasang pengantin muda (soalnya nikahnya duluan saya) yang bisa ikut, teman dari istri saya. Formasi akhirnya, Ifan, Peni (teman Ifan), Saya, Istri saya, Mbak Essen dan suaminya.

Rafting sendiri ini ada beberapa paket. Kami mengambil paket pemula, di sungai Elo. Selain paling murah, juga karena belum pernah sama sekali. Dan, beberapa ndak bisa renang juga. Kan masih takut-takut. Selain di Sungai Elo, ada juga di Sungai Progo (Atas, Tengah, Bawah), Serayu, dan Bogowonto. Untuk paket Elo biayanya 600.000. Kalau nambah foto, ada biaya 150.000. Jadi total 750.ooo. Kami mengambil juga add-on fotonya, karena sayang kalau ndak difoto :v.

Hari Sabtu pagi, kami berkumpul di Resto Kampung Ulu. Ternyata banyak juga yang rafting di hari itu. Setelah ganti baju dan menitipkan barang di pos satpam, kami berangkat ke lokasi awal nyemplung dengan menggunakan angkot. Satu angkot diisi dua rombongan. Perahu diletakan di atas angkot beserta alat-alatnya (dayung, helm, dan jaket pelampung).

Sesampainya di lokasi, kami diberikan alat-alat, kemudian foto-foto terlebih dahulu. Setelah itu diberikan briefing mengenai si rafting ini. Mulai dari keselamatan, cara mendayung, dan sebagainya. Sudah lupa saya. Setiap perahu ada satu operator yang menemani. Untuk paket yang lebih susah, bisa sampai  2 orang operator.

Sebelum Nyemplung
Sebelum Nyemplung
Briefing
Briefing

Rafting pun dimulai. Agak takut-takut sih. Tapi lama-lama biasa juga :v. Arusnya sendiri tidak terlalu besar karena sekitar seminggu tidak turun hujan. Yah, rafting ya begitu. Kurang lebih seperti wahana arung jeram di Dufan. Tapi lebih natural. Dan perlu mendayung. Sungainya juga gede. Bagus juga kalau diperhatikan.

Jeram
Jeram
Jeram Lagi
Jeram Lagi

Yang paling menyenangkan tentu saja kalau ada jeram. Atau papasan dengan perahu lain sambil ciprat-cipratan. Kadang-kadang ada yang jahil, nyemplungin orang lain. Istri saya sempat ditarik hingga kecemplung. Beberapa jeram cukup gede hingga si Peni sampai kecebur.

Lagi-lagi Jeram
Lagi-lagi Jeram

Di tengah perjalanan, ada istirahat sambil difoto-foto. Diberikan kelapa muda dan beberapa gorengan. Lumayan, untuk mengisi tenaga. Capek ternyata nge-dayung itu.

Disuruh nyiram
Disuruh nyiram
Rehat
Rehat

Mendekati akhir rafting ada rute yang arusnya tenang. Beberapa orang nyemplung sambil hanyut. Begitu pula saya. Meski takut-takut. Takut kelelep.

Setelah sampai finish, kami naik angkot lagi, kembali ke Kampung Ulu. Setelah bersih-bersih dan solat, kami pun makan siang yang sudah di sediakan oleh vendor. Tempat makannya pun nyaman, seperti di saung.

Tak lupa, vendor memberikan CD berisi foto-foto. Bagus-bagus hasilnya. Untuk harga 125.000 per orang, kayaknya worth it lah. Mungkin lain kali pengen nyobain yang Progo, kalau Elo lagi mungkin bosen :v.

Setelah itu, pulang deh.

Di rumah, tangan saya masuk angin. Sakit banget kalau digerakan. Setelah dikerokin istri, jadi lebih enakan. Mungkin gara-gara tempo hari naik motor malam-malam ndak pakai jaket.

Iklan

2 comments

    • Cuman nampak segar mas, itu kelapa yg kena quarter life crisis. Dagingnya keras.
      Kumpul2 sama temen sih masih mas, cuman pada jauh2 saja sih, jadi jarang. Kalau lagi pada di jogaj dan sekitarnya, bisa lah kumpul2 sejenak.
      Kalau kumpul sama orang2 baru, memang jarang :v

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s