South Africa Trip: The Departure

Mohon maaf kalau postingan ini rada ndeso. :v

Akhirnya, hari keberangkatan tiba juga. Pas bulan puasa sebenarnya, tapi tak apalah. Ini penerbangan antar benua pertama saya. Lama juga durasinya.

Berangkat dari Jogja sekitar jam 4-an, biar ndak telat pas di Cengkarengnya. Entah kenapa, kalau urusan pesawat, rasa was-was nya lebih tinggi buat telat daripada kereta atau bus. Mungkin gara-gara pesawat ada check in sama perlu ngeliwatin X-Ray juga kayaknya.

Untuk perjalanan ini, saya perlu transit di Dubai. Salah satu bandara paling wah, katanya. Saya juga ndak tahu sih. Yang penting udah sangu catetan buat koneksi wifi. Saya dinaikan Emirates. Duh, ini juga bagus pesawatnya. Lion Air mah lewat. Ada konsolnya segala.

Mungkin karena ini penerbangan midweek, jadinya sepi. Satu baru isinya saya doang. Enak lah, bisa tidur terlentang. Oh iya si tipi tadi isinya film-film, game-game, musik dan sejenisnya. Yah mirip sama yang punya Garuda, tapi lebih bagus sama lebih banyak isinya saja.

Tapi ada yang keren, bisa lihat kamera di luar pesawat. Jadi, bisa tahu di depan atau bawah pesawat itu ada apa.

Makanannya juga lumayan enak.

Enak
Enak

Sekitar 7-8 jam kemudian, akhirnya saya nyampai bandara di Dubai. Sekitar mau Subuh gitu. Dapet sunrise juga dan bisa lihat pemandangan Dubai di dini hari. Baru kali ini kayaknya saya lihat sunrise dari pesawatLampu-lampu di kota juga terlihat keren.

Saya transit sekitar 3 jam di Dubai. Bandaranya luas juga. Saking gedenya, sampai perlu naik kereta buat pindah gate gitu. Untung banyak petunjuk jalan dan ada komputer layar gede yang bisa dipakai ngecek boarding pass, jadi ndak perlu tersesat.

Saya habiskan 3 jam itu muter-muter ke penjuru bandara. Untung ada WiFi gratisan, jadi bisa ngabarin Nyonyah atau sekedar check in. Tentu saja, saya ndak beli apa-apa, mahal-mahal.

Sekitar jam 8 pagi, saya mulai masuk pesawat ke dua yang menuju Cape Town. Terbang versi pagi-sore. Lumayan bisa melihat pemandangan yang tadi dengan versi siang hari. Bisa melihat pulau-pulau buatan (?) juga.

Sisa perjalanan, saya teler dan dihabiskan dengan tidur atau nonton film. Maklum, lagi puasa. Godaan bau makanan di pesawat sungguh menggoda. Hehe.

Akhirnya, setelah sekitar 29 jam, saya berhasil juga sampai ke benua seberang.

IMAG0060.jpg
Sampai…

Dari perjalanan kali ini banyak sekali hal baru dan menakjubkan yang saya alami. Mulai dari pesawat yang oye, pemandangan Dubai dan benua Afrika dari pesawat yang indah, serta bandara yang canggih. Dan tentu saja, perjalanan super panjang pertama saya.

PS : setelah sampai, saya dijemput pak bos. Kalau ndak dijemput, entah gimana saya mencapai lokasi penginapan. Macet juga ternyata di Cape Town pas jam pulang kantor. Tapi jauh lebih ringan macetnya dibanding di Jakarta. Sudah dulu ya. Nantikan cerita selanjutnya. Kalau sempat :v

Iklan

3 comments

  1. Cuacanya di sana saat tiba bagaimana Sun? 😉 Hehehe aku juga selalu lebih deg-deg-an klo pergi-pergi naik pesawat dibanding naik kereta.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s