Adios Bumi Ganesha

Beberapa waktu yang lalu, saya mendengar kabar dari teman saya via jejaring sosial bahwa asrama yang saya tempati selama kuliah di Bandung akan dikosongkan. Hari terakhirnya adalah kemarin, tanggal 21 Juli 2017.

Sedih, pasti.

Tapi, nampaknya ini jalan yang terbaik. Para karyawan yang mencari nafkah di asrama juga direkrut ITB. Para mahasiswa yang tinggal di asrama juga dipindahkan ke asrama ITB tak jauh dari sana. Para penyewa lahan pun diberi waktu tenggan sampai 3 bulan sampai benar-benar meninggalkan.

Konon, alasan terbesar kenapa asrama ini ditutup adalah karena umur bangunan yang sudah lebih dari 35 tahun. Padahal, desainnya cuman 20 tahun. Sempat dicek sama anak Sipil sih, hasilnya masih kuat-kuat saja. Dan alhamdulillah ndak ada yang kecelakaan atau apalah (amit-amit).

Buat yang belum tahu, asrama saya namanya Asrama Bumi Ganesha (ABG)*. Letaknya deket pertigaan cisitu yang ada Indomaret, ayam cobek aneka, dan pusdiklat geologi. Kalau naik angkot ungu jurusan Cisitu – Tegalega, turun di depan Pusdiklat lalu lalu jalan ke arah barat. Lantas akan melihat dua buah gedung tua (sekarang sudah dicat ternyata). Itulah asrama saya dulu.

Saya juga sering nulis blog tentang asrama ini. Bisa dicek di sini.

Alasan terbesar saya dulu masuk asrama ini adalah ada lapangan yang bisa dipakai main bola. Alasan lain, harganya murah meriah, wkwkwk. Hanya sekitar 100rb lebih sedikit pas awal masuk. Terakhir kayaknya gak nyampai 150rb.

Banyak banget pengalaman di sana. Mulai dari buka puasa bersama, wisudaan, liga futsal (dan juar), main bola sore hari, rapat anggota sampai lama, bikin try out, sosialisasi ke penghuni, jalan-jalan bareng, bikin anggaran asrama (dan nentuin besar sewa bulanan, wkwkwk), nonton bareng, masak bareng, foto bareng habis solat idul adha, dan masih banyak lagi. Mantap jiwa.

Pas masih kerja di Jakarta, kalau ke Bandung saya pasti njujug ke sana. Numpang tidur sekaligus ketemu para penghuni dan karyawan lagi. Ngangenin memang.

Saya sendiri lupa kapan terakhir kali kesana. Mungkin tahun 2014. Mungkin, lain kali saya ke Bandung sudah ndak ada bangunannya. Atau bisa jadi masih ada, saking malesnya direnovasi atau dibangun ulang. Wkwkwk.

Kemarin ada beberapa teman yang nengokin BG untuk yang terakhir kalinya. Ada juga yang posting melow-melow. Berikut foto-foto yang bisa menjadi penanda sebuah kisah klasik untuk masa depan. Pret.

Sekali lagi, selamat tinggal Asrama Bumi Ganesha…

Adios Bumi Ganesha…

#BGForever #RestInPeace

Every story has an end 🙂

*: Lebih lengkapnya sih Keluarga Asrama Mahasiswa Bumi Ganesha (KAM BG).

NB: Foto-foto hasil nyomot dari FB-nya mas Fithro sama Grup Satpam 08. :v

Iklan

2 comments

  1. Asrama Bumi ganesha tidak hanya sekedar Asrama. Itu telah menjadi rumah, keluarga, dan tempat kenangan terukir.
    Sedih sih, tapi ya gimana. kadang emang sudah waktunya perg, ya ga bisa ditolak.

    Sayangnya adalah, sistem yang kita anut selama 30-an tahun ini sebenarnya sangat baik diadopsi sebagai salahs atu bentuk pembinaan mahasiswa. sayang ITB berkehendak lain.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s