Mata Musafir : Void Semester dan Swasta

Void Semester

Hmm, harusnya, saya melakukan review mengenai apa dan siapa saya selama satu semester terakhir sesuai kebiasaan. Namun, sialnya, tidak banyak yang bisa saya ingat secara mendetail tentang semester kemarin. Bukan tidak ada apa-apa, malah sebaliknya, kepenuhan dengan berbagai hal. Namun sebaliknya, cukup banyak muncul hal-hal yang di luar perkiraan di awal semester yang menyebabkan kepanikan. *lebay sih. Tapi, jujur sih, memang banyak kok. Untungnya, saya bisa mengambil banyak pelajaran dari semester kemarin. Alhamdulillah lah.

Banyak kejadian yang mungkin bisa saya catat di blog ini tapi tidak sempat. Misal saja, acara Gathering Tanoto Foundation, tentang akademik, tentang liburan, tentang menjadi menteri keuangan, dan lainnya. Tapi, apa daya, ndak sempet. Yang salah tentu saya. Saya pikir, manajemen waktu saya jauh dari taraf dimana mampu mengorganisasikan segala kegiatan dengan baik. Bukti, masih cukup sering terjadi kelupaan jadwal atau masih sering melakukan sesuatu dekat dengan deadline.

Kalau boleh meminjam istilah di One Piece, saya sebut saja semester kemarin itu sebagai Void Semester. Sama seperti Void Century di One Piece, ada banyak kejadian (yang lumayan) penting terjadi di rentang waktu itu. Tapi, karena suatu hal, hampir tidak berbekas kecuali di poneglyph yang mengacu pada catatan insidental saya.

Sebenarnya, saya sempat membuat postingan khusus mengenai semester lalu. Tapi, setelah saya lihat-lihat, banyak void di sana sini. Saya putuskan, masuk draft saja. Selain itu, pas saya cek targetan saya di semester lalu, lalu memberi nilai untuk masing-masing targetan berdasarkan realisasinya, nilai yang saya peroleh kurang dari 50%. Bad dum tsss. Menyedihkan. Entah saya yang kurang pandai memprediksi atau apa ya. Belum bisa memperkirakan waktu yang pas untuk suatu targetan mungkin. Ditambah banyak hal-hal yang mendadak muncul di tengah semester.

Tapi, seperti yang saya tulis di awal tadi, semester kemarin memang padat dan menyenangkan.

Swasta

Yap, saya sekarang jadi Swasta, singkatan dari “mahaSisWA Santai Tingkat Akhir” atau “mahaSisWA Sibuk Tugas Akhir”. Entahlah, belum nemu singkatan resminya. Dan inilah saya sekarang, Swasta. Kuliah yang tinggal 8 sks, sudah termasuk TA 4 sks. Dua buah MKDU nampaknya cukup. Dan, sekarang masih sangat malas melanjutkan TA yang cukup padat revisinya.

Lalu, apa saja yang akan saya lakukan di semester depan ? Read the full post »

Derby, Red vs Blue

Akhir pekan ini, Inter Milan akan bertemu dengan AC Milan dalam lanjutan Liga Italia Serie A *duh, jadi mirip narator. Salah satu derby alias pertandingan dua tim sekota yang paling ngeri di muka bumi ini. Memang, ada banyak sekali derby. Tidak hanya di kota Milan, tapi Roma, Turin, Verona, Manchester, London, Liverpool, Madrid, Barcelona, Istanbul, dan seterusnya. Bahkan, tidak hanya di sepakbola saja lho. Cabang olahraga lain juga ada istilah derby ini. Tambahan lagi, sebutan pertandingan derby tidak hanya untuk pertandingan dua tim satu kota. Misal saja, Inter Milan vs Juventus, Madrid vs Barcelona, atau Persija vs Persib juga dimasukan ke kategori derby karena rivalitas yang sangat kentara. Untuk daftar lengkap pertandingan derby di seluruh penjuru dunia, silahkan cek pranala ini.

Diantara sekian banyak derby yang ada di pranala tersebut, saya hanya mengikuti beberapa saja. Yang cukup terkenal tentunya, seperti derby di Italia, Spanyol, dan Inggris. Tapi, bagi saya, yang paling serem adalah derby di Italia. Bayangkan, bukan hanya satu kota, tapi satu stadion. Tidak hanya derby yang mencakup tim besar, tapi tim yang mungkin di telinga Anda tidak pernah terdengar seperti Chievo vs Hellas Verona atau Genoa vs Sampdoria, masih ngeri lho.

Masih dari sepengelihatan saya, ada satu hal yang menarik yang muncul di derby-derby (yang terkenal) tersebut. Yakni, munculnya warna merah dan biru di derby. Maksud saya adalah, kostum utama klub yang terlibat derby, biasanya merah dan biru. Tidak percaya ? Monggo dicek daftar di bawah ini, dengan tim pertama memiliki kostum biru, dan tim ke dua memiliki kostum merah.

  1. Inter Milan vs AC Milan
  2. Lazio vs AS Roma
  3. Chelsea vs Arsenal
  4. Manchester City vs Manchester United
  5. Everton vs Liverpool

Tambahan lagi, ada pola yang muncul seiring warna kostum mereka. Dilihat secara sekilas, berdasarkan sejarah, sampai saat ini, tim dengan kostum merah cenderung lebih baik prestasinya dibanding yang berwarna biru. Ingat, saya bicara prestasi dalam sejarah. Silahkan kalau mau berpendapat lain. Yang jelas, Inter kalah jauh dari Milan jika dilihat dari prestasi Liga Champions, walaupun memiliki Scudetto yang tidak jauh beda. Lazio dan Roma juga memiliki gelar Scudetto yang hanya berselisih satu tapi, Roma memiliki gelar Coppa Italia yang jauh lebih banyak meski Lazio sempat juara UEFA Cup. Sedangkan untuk derby no 3, 4, dan 5 sudah cukup jelas.

Saya jadi penasaran, apakah Biru itu memang musuh alami dari merah ? Read the full post »

Moneyball, Sabermetrics, dan Overrated

Beberapa waktu yang lalu saya menonton film Moneyball. Sebuah film yang mengkisahkan awal mula penggunaan teknologi saber metrik (sabermetrics dalam permainan baseball. Sedikit spoiler saber metrik ini adalah teknologi yang digunakan untuk melihat kemampuan seorang atlet secara objektif berdasarkan statistik pertandingan yang dimilikinya. Dari angka-angka ini lah bisa dilihat mana pemain yang hebat tapi memiliki harga murah. Bahkan, bisa digunakan untuk memprediksi si atlet di masa depan.

Beberapa waktu yang lalu juga, saya sempat membaca buku yang berisi petuah-petuah dari Warren Buffett. Tapi, saya lupa judulnya. Jadi, kalau tidak salah ingat dan tidak salah menyimpulkan, mbah Warren Buffet ini bisa menjadi kaya hanya dengan membeli perusahaan atau saham yang harganya benar-benar sesuai dengan kenyataan atau bahkan lebih murah. Bukan saham atau perusahaan yang digembor-gemborkan sehingga harganya lebih mahal dari yang seharusnya.

Di belahan dunia lain, dunia sepakbola misalnya, hal ini juga sering terjadi. Misal, ketika sebuah klub membeli pemain baru, dengan harga yang sangat mahal. Tapi, ketika dimainkan sangat tidak sebanding dengan harga yang ditebus. Dilihat dari daftar 10 pemain termahal hingga tahun 2011, ada dua pemain yang menurut saya tidak sebanding dengan harga yang ditebus, Fernando Torres dan Andy Carroll. Menurut saya lho. Boleh berpendapat berbeda. :-)

Lalu apa yang sebenarnya terjadi ? Menurut saya, ini disebabkan tidak adanya standar yang jelas dalam mengatur harga tersebut. Banyak kerugian dan sebaliknya banyak keuntungan yang muncul. Mungkin saja, pemain baru yang mahal tersebut tidak cocok dengan skema permainan atau filosofi yang dimiliki di klub barunya. Atau karena memang si pemain tidak memiliki harga setinggi itu jika dilihat dari kemampuan aslinya. Read the full post »

BAZINGA !!!

BAZINGA !!!

Ahuahuaha…

Apa sih BAZINGA ini ? BAZINGA adalah ucapan khas dari Sheldon di serial The Big Bang Theory.

Terus, ada apa dengan BAZINGA ini ? Sesuai yang saya pahami ketika Sheldon mengucapkan BAZINGA, BAZINGA merupakan ungkapan ketika Sheldo baru saja nge-troll-in orang lain. Misal, di season 3 episode 14, ketika Sheldon dikejar-kejar Leonard di kolam bola. Berkali-kali Sheldon ngomong BAZINGA…

Apa sih maksudnya nge-troll. Mbuh… Hahaha…

Bazinga !!!

Bazinga !!!

Jadi, saya juga baru saja melakukan hal yang sama. Tidak sengaja sih. Begini ceritanya :

Singkat cerita, akun facebook saya di-”bajak” oleh teman yang iseng. Biasa lah, diupdate statusnya, diganti status single menjadi in relationship. Old story. Sudah bosan saya. Ahuahua. *Fyi, saya sangat jarang update status FB lho.

Tak sampai 5 menit setelah dibajak, saya sudah sadar ketika ngecek via hp. Dalam hati cuman : “wew.

Pertamanya ingin menghapus dan meng-undo semuanya. Tapi, kok jadi ada ide kuncup melintas di kepala. “Gimana kalau saya biarin, berapa banyak orang yang ngerespon dan bagaimana responnya”. Hmm, menarik untuk dicoba. Toh, ini saya jadi korban, bukan secara sengaja ganti status. Ndak elit banget, forever alone sekali kalau sampai begitu.

Hasilnya, dalam 3 jam pertama :

  1. Dikomen sebanyak 22 komentar
  2. Di-like sebanyak 9 orang
  3. YM sebiji
  4. sms sebiji
  5. wallpost sebiji

Hahaha… kepikiran juga, sungguh kontroversial seandainya saya bener-bener update status macam itu. Entah, bagaimana tanggapan yang diterima ketika saya update status menjadi married (beneran). Atau jangan-jangan gak ada yang peduli. Hahaha….

Ada yang nge-junk, ada yang gak percaya… Yang paling lontong, ada yang bilang hoax… mengampas sekali…

Well, mari kita analisis. Tapi, males…. Hahaha…

Pokoknya, sampai tulisan ini saya tulis, saya belum meng-undo pembajakannya. Mungkin sampai saya merasa perlu untuk melakukannya, misal saya ingin menggunakan facebook secara publik.

Tentunya, saya melakukan klarifikasi ketika berurusan dengan ranah private, misal grup. Saya cuman jawab, BAZINGA… Kaya gak tahu saya aja… Sangat kecil kemungkinannya saya posting hal-hal pribadi di facebook. Bukan konsumsi publik.

Btw, sorry lho ya bagi yang sudah merasa ketipu. Sekali lagi, saya cuma objek penderita…. *ngeles…

NB : Tulisan di atas, ditulis beberapa jam setelah kejadian…

NB : Ndak penting sih, tapi rada risih juga ada yang tiba-tiba mesam-mesem pas ketemu di jalan… ampas… Padahal, niatnya mau dibiarin sampai muncul fitur auto-correct… Akhirnya, saya hilangkan yang perlu dihilangkan…

Komunikasi : ACK

Dalam dunia jaringan komputer (salah satu mata kuliah yang tidak terlalu saya sukai), ada istilah ACK yang merupakan pesan yang dikirimkan oleh receiver bahwa dia telah menerima paket dari sender. Hal ini penting bagi sender untuk mengetahui apakah hal yang ingin disampaikan dapat diterima dengan baik atau tidak. Sesungguhnya, ide ini mengambil dari perilaku manusia ketika berkomunikasi. *Gak tahu ding, ini saya hanya deduksi saja

Sayangnya, saya menemukan hilangnya ACK ini di kegiatan berkomunikasi. Misalnya saja :

  1. Ketika menerima email atau sms jarkom yang menginginkan konfirmasi, seringkali kita (kita dan bukan kalian) tidak membalasnya. Padahal, walaupun kita (sekali lagi, kita) merasa mempunyai jawaban positif (misal, pasti datang ke suatu acara), tanpa adanya ACK dari kita si pengirim akan bimbang bin bingung, “si A kok gak konfirm ya…
  2. Ketika berkomunikasi di jalur yang penuh noise atau gangguan. Contohnya apa nih ? Lihat gambar berikut ini :
    Loket Stasiun

    Loket Stasiun

    Pada gambar di atas, lingkaran kunng merupakan speaker yang harusnya bisa memperjelas suara penjaga loket. Tapi, entah hanya saya atau bagaimana, kok rasanya tidak berguna. Saya cek, mikrofonnya pun jauh dari penjaga loket. Entah kalau ada mikrofon tersembunyi. Padahal, stasiun merupakan lokasi yang cukup berisik. Gangguan untuk berkomunikasi antara pembeli tiket dan penjual tiket sangat besar. Dengan kurang berfungsinya si mikrofon ini, tentu pembeli tiket akan mengecek ke bahasa tubuh si penjual via kaca. Untuk memastikan apakah permintaannya sedang dilaksanakan. Tapi, entah saya lagi sial atau bagaimana, seringkali saya dihadapkan pada kondisi penjaga loket ini punya inersia tinggi untuk sekadar manggut-manggut. Jadi ya, agak khawatir juga, “ini permintaan saya udah dikerjakan belum sih”.

Mungkin sudah cukup jelas akan ACK ini sekaligus saya curcol atas pengalaman yang biasa saya temui di stasiun. ACK ini juga berbahaya bagi hubungan asmara. Misal, kita gak pernah nelpon, gak pernah sms. Tentu pasangan kalian (kalian ya, bukan kita) bakal protes. Seperti iklan salah satu operator berikut ini. Serius, bikin ngakak. Bukan promosi lho ya….

Oh iya, kalau teman-teman dari kelompok PPL saya nambahin :

SMS gak pernah, nelpon gak pernah, YM invis…

Ahuahua… =))

Hiburan yang sangat wah di tengah menjamurnya boy/girl-band di Indonesia. *apasih…

Apalah postingan ini, melenceng dari bahasan utama. Ya udah lah ya… Bukan TA ini…

Kesimpulannya : kirimlah ACK kepada yang membutuhkannya.

PS : Selamat tidur bagi yang membutuhkan… Semoga lekas sembuh bagi yang sakit… Semoga Inter menang lagi nanti malam…

Toilet dan Teman Facebook

Kepala juga butuh istirahat. Mari istirahatkan kepala sejenak.

Toilet

Kemarin, saya menjenguk seorang teman yang sedang sakit. Karena cukup lama menjenguknya, saya juga solat di rumah sakit tersebut. Kebetulan, tempat wudhunya hanya satu. Untuk laki-laki dan perempuan. Karena antrian cukup panjang, saya leyeh-leyeh sebentar dengan duduk di dekat antrian.

Beberapa saat kemudian, merasa sudah kelamaan leyeh-leyeh, saya lihat antrian, masih 2 orang perempuan lagi. Well, saya putuskan untuk wudhu di washtafel. Saya masuk ke toilet sebelah kiri tempat wudhu. Ketemu juga wastafelnya.

Sayang seribu sayang, ada kertas tertempel seperti ini :

Mohon untuk tidak wudhu di washtafel

Mohon untuk tidak wudhu di washtafel

Terurungkanlah niat untuk menggunakan washtafel. Saya amati juga, tidak ada tempat buang air kecil yang sambil berdiri. Hanya ada dua buah kamar kecil, dimana salah satunya terbuka. Ada niat untuk menggunakan keran di sana. Tapi kok, males. Saya pun keluar.

Belum ada yang aneh. Sampai saya kembali ke antrian. Mbak-mbak yang tadi wudhu sudah selesai. Namun, dia tidak lantas menuju ke tempat solat. Dia malah masuk ke toilet yang saya masuki tadi. What??? Saya cek pintunya. Astaghfirullah. Ternyata tadi saya masuk ke toilet perempuan. Langsung, saya pasang pokerface.

Poker Face

Poker Face

Berpura-pura tidak terjadi apa-apa. Padahal… *pantesan ndak ada toilet berdirinya.

Keesokan harinya, saya mengunjungi lagi. Saya cek toilet prianya. Apakah ada larangan untuk tidak wudhu juga. Ternyata, ada.

Toilet pria

Toilet pria

Lesson Learned : Secara empiris, nampaknya toilet perempuan selalu di sebelah kiri toilet laki-laki. Ada yang bisa memberikan alasannya? Sudah gugling dan tidak nemu.

 

Teman Facebook

Di waktu yang tak jauh dari kejadian itu, saya sempat melihat soal menarik. Kombinatorik tentunya. Bersumber dari status facebook mas Zakka Fauzan. Kata beliau, ini modifikasi dari soal lain. Monggo dicek.

let’s say we live in a “very strange” world of Facebook, in which everyone have 1000 friends. In addition, every n people will have exactly ceil(1000 * (1/10)^(n-1)) friends in common. How many friends of friend do I have?

addition: friends in common only holds for n <= 1000, otherwise, the number of friends in common is 0. Ceil(x) refers to ceiling function.

Lama tak melihat soal semenarik ini. Walaupun ada bugnya. Saya modif lagi saja, sekadar mengganti ceiling function menjadi floor function. Entah, sudah bugfree atau belum. Ada yang tertarik mengerjakan?

PS : Semoga Hendra lekas sembuh…

NB : Masih belum ngetwit, efek TA gak nembus-nembus bab 3. Akhir pekan ini harus selesai. Amin,

Aplikasi Nokia untuk Imajimatika

Beberapa hari yang lalu, saya iseng membuka situs kompasiana yang berisi informasi perlombaan pembuatan aplikasi mobile RSS Feeder untuk tulisan-tulisan yang ada di kompasiana. Pengen ikutan dong.

Setelah saya cek, ternyata pembuatan aplikasi ini menggunakan tool berbasis web http://appwizard.ovi.com/web_nokia/. Cukup dengan mendaftar untuk bisa sign in kemudian dengan sedikit klak-klik sana sini, upload logo dan icon, serta ngisi keterangan aplikasi, selesai. Saya namai aplikasinya Kompasianokia. Gabungan dari Kompasiana dan Nokia. pret…

Hmm, setelah dicek lagi, ternyata yang menang itu yang paling banyak diunduh alias di-download. Dengan berbagai pertimbangan, kemungkinan untuk saya menang hampir nol. Mengingat ini berbasis komunitas, yang baca di kompasiana masih sebatas orang yang punya akun. Dan jarang yang maniak ke salah satu akun. Artinya, kalau mau menang harus berbasis teman yang cukup besar di sana. Dan saya tidak. Apalagi jarang nulis di sana.

Tapi, kalau ada yang mau ngunduh aplikasi yang saya buat untuk lomba itu, monggo di sini.

Eh, saya jadi kepikiran untuk membuat aplikasi senada untuk blog ini. Akhirnya, dengan sedikit crat-crit-crat-crit, jadilah aplikasinya. Lha wong cuma klak-klik saja.

Namun, kembali ke permasalahan klasik. Design. Harus upload logo dan icon buat aplikasinya. Akhirnya, saya minta tolong teman saya, Ifanto, yang lebih jago dari saya untuk membuatnya. Asal ada aja sih. Dan, TARA… 5 menit bikin, dan 12 jam nungguin icon plus logo.

Logo Imajimatika

Logo Imajimatika

Sederhana. Tapi jelas tidak jelek. Kalau ini jelek, tunggu sampai lihat hasil kerjaan saya. Paint + brush.

Icon Imajimatika

Icon Imajimatika

Itu niatnya gambar segelas kopi. Bandingkan dengan hasil kerjaan crop-crop-an dengan paint.

Icon Latte

Icon Latte

Ini hasil akhirnya…. Monggo dicoba…. Saya belum pernah nyobain, lha wong ndak punya HP Nokia…

NB : Kalau ada kekurangan, ya wajarlah ya… instan ini… Cuma nyobain saja…

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

Bergabunglah dengan 322 pengikut lainnya.